Banda Aceh, FR-Penyerahan berkas dukungan dilakukan oleh dr. Said Syahrizal HA., M.M bersama tim di kantor KIP Aceh (Minggu,12/05/2024).
dr. Said Syahrizal HA., M.M salah satu bakal calon gubernur Aceh dengan tegas mengungkapkan ketidakadilan yang dialaminya dalam proses pendaftaran sebagai calon gubernur Aceh. Pada saat-saat detik terakhir penutupan sistem pengisian online pasangan calon (silon), dr. Said Syahrizal HA., M.M menyoroti beberapa permasalahan yang dihadapinya.
dr. Said Syahrizal HA., M.M menegaskan bahwa timnya tidak menolak persyaratan yang diajukan. namun, masalah yang sebenarnya muncul adalah adanya kesulitan yang dihadapinya dalam mengakses sistem online yang disediakan oleh KIP Aceh. Tenggat waktu yang tidak masuk akal serta sistem silon yang sulit diakses oleh tim IT-nya menjadi perhatian utama dalam proses pendaftaran.
Selain itu, dr. Said Syahrizal HA., M.M juga mencatat kurangnya spesifikasi dalam informasi yang diberikan oleh KIP Aceh terkait dengan dokumen-dokumen yang diperlukan untuk pendaftaran. Hal ini menyebabkan kesulitan dalam persiapan dokumen yang diperlukan untuk diinput ke dalam sistem silon.
dr. Said Syahrizal HA., M.M menyampaikan keprihatinannya atas kondisi ini, dan menyoroti perlunya transparansi, aksesibilitas, dan kesederhanaan dalam proses pendaftaran calon gubernur Aceh yg maju jalur independen untuk merealisasikan MoU Helsinki.
Beliau berharap agar pihak terkait dapat memperbaiki sistem agar proses demokrasi dapat berjalan dengan lancar dan adil bagi semua pihak yang terlibat.
Menjelang pagi, pihak KIP Aceh berupaya mengembalikan dokumen milik dr. Said Syahrizal HA.,M.M karena dianggap tidak lengkap dan harus menandatangani surat pengembalian dokumen namun tidak ditandatangani dan menyatakan banding dengan rencana awal memberikan surat pernyataan keberatan atas perlakuan pihak KIP Aceh kepada pihak Panwaslih Aceh.
Rizky Sufi Riansyah








