Forumrakyat.co.id|Banda Aceh – Dalam suasana penuh kehangatan dan semangat persaudaraan, Program Magister Manajemen (MM) dan Doktor Ilmu Manajemen (DIM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar acara Halal Bi Halal, Minggu, 27 April 2025, di Aula Balai Sidang FEB USK.
Dengan mengusung tema “Menguatkan Jejak, Menyatukan Langkah”, kegiatan ini bukan sekadar tradisi silaturahmi, melainkan ikhtiar bersama untuk merajut jejaring alumni dan mahasiswa dalam misi besar: mempercepat pembangunan Aceh melalui penguatan kapasitas dan kolaborasi lintas sektor.
Dalam sambutannya, Prof Dr Mukhlis, SE, M.S, Ketua Panitia, mengungkapkan betapa pentingnya menjaga pondasi kebersamaan di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.
“Halal bi halal ini adalah upaya menjaga rumah besar kita. Di sini kita bertemu bukan hanya sebagai teman lama, tetapi sebagai keluarga besar yang ingin mengubah tantangan menjadi kekuatan, dan harapan menjadi kenyataan,” ujar Prof Mukhlis dengan penuh haru.
Ia menekankan, membangun Aceh tak cukup hanya dengan niat baik, tapi perlu jejaring yang kuat, kolaborasi yang erat, dan semangat enterpreneurship yang tumbuh dari rahim pendidikan terbaik.
“Aceh butuh lebih banyak pejuang pembangunan, bukan sekadar penonton. Alumni Magister dan Doktor Manajemen USK harus menjadi motor perubahan di setiap sektor,” tegasnya.
Tak lupa, Prof Mukhlis juga mengingatkan pentingnya menggandeng media massa sebagai mitra strategis dalam menyuarakan ide dan gagasan membangun negeri.
“Tanpa media, pesan-pesan akademik kita akan tenggelam. Mari kita tulis, kita suarakan, kita kabarkan tentang mimpi besar ini,” tambahnya.
Acara ini turut dihadiri Plt Sekda Aceh, Muhammad Nasir Syamaun, yang memberikan apresiasi tinggi terhadap ikhtiar membangun jejaring alumni ini.
Ia menyebut, momentum halal bi halal ini lebih dari sekadar ajang temu; ini adalah langkah nyata membangun jejaring profesional untuk memperkuat daya saing Aceh.
“Di sinilah tempat lahirnya pemimpin-pemimpin masa depan Aceh — dari ruang kuliah ini, mereka lahir, tumbuh, dan membesarkan lembaga-lembaga di mana mereka berkhidmat,” ujar Muhammad Nasir, yang juga alumni DIM USK.
Menurutnya, Program Doktor Ilmu Manajemen USK semakin menjadi center of excellence dalam mencetak sumber daya manusia unggul di berbagai lini: pemerintahan, militer, dunia usaha, dan akademisi.
“Ketika jejaring ini kuat, tidak ada lagi batasan untuk mewujudkan Aceh yang lebih baik,” tandasnya.
Dalam suasana penuh kekeluargaan, hadir pula para tokoh akademik dan praktisi ternama, antara lain Prof Agussabti (Wakil Rektor I USK), Prof Muhammad Adam, Prof Dr Ir Taufiq S., M.Eng., IPU (Wakil Rektor IV USK), Prof Dr Said Musnadi (Koordinator Program Studi S3 Ilmu Manajemen), serta Kepala Dinas Peternakan Aceh, Zalsufran, ST, M.Si.
Halal bi halal ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan bukan hanya tentang gelar, tetapi tentang misi suci membangun bangsa.
Dari USK, semangat perubahan itu terus dinyalakan — menyatukan langkah kecil menjadi gerakan besar demi Aceh yang lebih maju. (IN-JR)






