Sabang FR – Bertepatan pada Meugang Pertama Menjelang Idul Adha 1446 H, Pj Wali Kota Sabang, Andri Nourman, turun langsung ke pasar induk untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil
Dalam Inspeksi Mendadak (Sidak) tersebut, Pj Wali Kota Andi Noerman didampingi Kapolres Sabang AKBP Sukoco,S.ST, MM, M.Mar, M.Tr.SOU, M.Han, Dandim 0112/Sabang Letkol Kav Edi Purwanto, Kepala BPS, serta Plt. Kadis Perindagkop dan UKM Fakhri Kamal beserta jajaran.
“Hari ini kita lakukan pemantauan langsung ke pasar induk. Beberapa harga bahan pokok memang mengalami kenaikan tipis, seperti cabai merah yang kini dijual Rp 35 ribu per kg, naik dari Rp 28-30 ribu pekan lalu,” ungkap Andri saat sidak
Telur juga mengalami penyesuaian harga, dari Rp 50 ribu menjadi Rp 53 ribu per papan. Namun, sebagian kebutuhan lainnya masih di angka yang wajar. “Minyak goreng kemasan ‘Minyak Kita’ dijual Rp 18 ribu per liter, tomat berkisar Rp 16-18 ribu per kg”. tambahnya
Sementara seperti stok beras ketersediaannya masih aman. Beras premium 5 kg dijual seharga Rp 80 ribu, sementara beras Merak 15 kg dibanderol Rp 220 ribu.
“Ini merupakan hal yang normal dan masih dalam batas kewajaran karena permintaan masyarakat cukup tinggi di hari besar keagamaan, khususnya meugang. Mudah-mudahan pasokan tetap aman, sehingga masyarakat juga bisa menikmati Idul Adha ini dengan gembira,” harapnya
Tak hanya berhenti di pasar induk, Pj Wali Kota Sabang juga melanjutkan peninjauan ke pasar tumpah serta pasar daging musiman yang berlokasi di Jalan Malahayati, Gampong Kuta Barat.
“Untuk harga daging, semua lapak hari ini menjual seharga Rp 180 ribu per kg. Karena momen Meugang merupakan tradisi dan sudah menjadi budaya masyarakat Aceh, sehingga harga daging pada momen-momen seperti ini memang mengalami kenaikan dibanding hari-hari biasanya yang berkisar Rp 160 ribu paling tinggi, bahkan ada pedagang menjual Rp 150 per kg,”
Pj Wali Kota Sabang berharap agar masyarakat dapat merayakan Idul Adha dengan damai dan bahagia.
“Semoga kita semua seluruh masyarakat Sabang, di hari raya nanti bisa saling mengunjungi dan memaafkan. Sehingga kedamaian yang sudah tercipta di Kota Sabang ini semakin baik lagi di masa-masa yang akan datang,” tutupnya (Pa’DJ)








