SAMARINDA |FR – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan dan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Aceh Tamiang, Nyonya (Ny) Yuyun Armia Pahmi sangat komit dan siap bergerak bersama multilinear [Seluruh pihak] untuk turunkan angka Stunting dalam mewujudkan keluarga yang tangguh.
Agar Aceh Tamiang dapat mencapai Sustainable Development Goals (SDGs)[Pembangunan Keluarga yang berkelanjutan]; menurunkan angka Stunting, Kemiskinan, Kesehatan yang baik dan sejahtera, Pendidikan berkualitas, Kesetaraan Gender, Air bersih dan Sanitasi, Pekerjaan yang layak dan Pertumbuhan ekonomi stabil serta Pengembangan Agribisnis dan Agrikultura.
Hal tersebut harus dipacu oleh Pemerintah Aceh Tamiang, agar Tanah Bumi Muda Sedia [Julukan Aceh Tamiang] bebas dari ‘keterpurukan’ [Kemerosotan] semua sektor. Menjadikan pembangunan Aceh Tamiang yang adil dan merata. Agar bisa sejajar dan bersanding dengan Kabupaten – Kota di provinsi Aceh dan Nasional.

Apalagi itu, SDGs dilakukan untuk menuju pembangunan yang berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Aceh Tamiang khususnya, Aceh serta nasional pada umumnya.
SDGs sendiri merupakan tujuan pembangunan yang berkelanjutan secara global yang diadopsi Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 2015 lalu untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dunia.
Begitu disampaikan isteri Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol (P). Drs. Armia Pahmi, MH saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X PKK Tahun 2025 di Samarinda [Katulistiwa], Kalimantan Timur pada Selasa, 8 Juli 2025 lalu, melalui sambungan aplikasi WhatsApp seperti dilansir forumrakyat.co.id. Rabu, 9 Juli 2025 dari Kualasimpang.
“PKK Aceh Tamiang siap bergerak bersama multi linear untuk menurunkan angka stunting dan mewujudkan keluarga tangguh di setiap kampung,” ucapnya lugas.
Yuyun mengajak bahwa; TP-PKK memiliki peran strategis dalam mendampingi keluarga agar anak-anak Aceh Tamiang tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki masa depan cerah.
Upaya ini diwujudkan dengan memperkuat edukasi gizi kepada ibu-ibu, peningkatan pola asuh dengan penuh kasih sayang, serta mendorong konsumsi pangan lokal bergizi di setiap rumah tangga.
“Kami mengapresiasi para kader PKK kampung yang menjadi garda terdepan untuk memajukan keluarga di Aceh Tamiang. Semangat ini akan terus kami hidup kan agar upaya penurunan stunting benar-benar terasa hasilnya di lapangan,” ujarnya lagi.
Melalui Rakernas tersebut, Yuyun menegaskan TP-PKK Aceh Tamiang berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan para kader di tingkat kampung guna menjadikan gerakan PKK semakin nyata dalam mendukung terwujudnya keluarga sejahtera dan tangguh di Bumi Muda Sedia.
Penegasan ini sesuai dengan agenda nasional yang diikuti Ketua TP-PKK, Ny. Yuyun Armia bersama sejumlah pengurus, pada Rakernas X PKK tahun 2025 yang mengusung tema [Bergerak Bersama Menuju Keluarga Sejahtera dan Tangguh Wujudkan Indonesia Emas].
Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk saat membuka perhelatan akbar tersebut menekankan pentingnya sinergi TP-PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama dalam penanganan stunting dan penguatan ketahanan keluarga.
Kegiatan dimaksud, turut dihadiri Ketua TP-PKK Pusat, Ny. Tri Tito Karnavian, bersama Ketua TP-PKK Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia. Kehadiran mereka menjadi ajang berbagi praktik, baik dalam percepatan penurunan stunting yang memerlukan kolaborasi, sinergitas dan kerja sama lintas sektor.
Dalam perhelatan puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 53 Tahun 2025 di Samarinda, Kalimantan Timur hari ini, salah seorang kader PKK Aceh Tamiang atas nama Lisnawati yang berasal dari Kecamatan Rantau memperoleh Penghargaan Adhi Bhakti Utama dan pin Emas PKK yang diserahkan secara langsung oleh istri Wakil Presiden, Selvi Gibran Rakabuming.
Lisna memperoleh penghargaan itu atas komitmen dan dedikasinya mengabdi sebagai kader TP-PKK selama 25 tahun lebih. [Syawaluddin].









