Air Sungai Krueng Woyla Keruh, Penghasilan Nelayan Sungai Menurun Drastis

oleh

Forumrakyat.co.id | Meulaboh,  – Kondisi air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Woyla, Kabupaten Aceh Barat, tampak semakin keruh dalam beberapa waktu terakhir. Hal ini berdampak langsung pada menurunnya hasil tangkapan nelayan sungai yang menggantungkan hidup dari aliran air tersebut.

Tim Forum Rakyat yang melakukan pantauan langsung pada Minggu pagi (28/9) mendapati bahwa air sungai yang biasanya jernih di musim kemarau, kini berubah menjadi cokelat pekat. Kondisi ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

A. Hakim, salah seorang nelayan sungai yang ditemui seusai melaut, mengungkapkan kesedihannya. Ia mengatakan bahwa saat ini sangat sulit mendapatkan ikan dan udang seperti biasanya.

“Dulu cari udang dan ikan di Krueng Woyla sangat mudah, hasilnya pun lumayan. Tapi sekarang, meskipun sudah berjuang dari malam hingga pagi, hasilnya nyaris tidak ada,” tutur Hakim dengan nada sedih.

Ketika ditanya soal penyebab keruhnya air, Hakim hanya bisa menggeleng. Namun, ia menduga bahwa aktivitas penambangan emas ilegal di wilayah hulu sungai menjadi salah satu pemicunya.

“Saya menduga ada galian tambang emas di Tunong (hulu sungai). Air dari sana turun membawa lumpur dan membuat sungai berubah warna,” ungkapnya dalam bahasa Aceh yang kental.

Menurutnya, kondisi ini sudah berlangsung cukup lama. Selain berdampak pada berkurangnya hasil tangkapan, kualitas air sungai juga semakin memburuk.

“Dulu air sungai bisa kami pakai untuk minum, mencuci, dan kebutuhan sehari-hari. Sekarang? Tidak berani lagi. Sudah terlalu kotor,” tambahnya.

Hakim dan para nelayan lainnya berharap pemerintah daerah segera turun tangan menangani masalah ini. Ia meminta agar nasib nelayan kecil yang menggantungkan hidup dari sungai tidak diabaikan.

“Kami hanya ingin hidup layak. Sekarang, untuk cari satu bambu beras pun sulit. Tolong jangan biarkan kondisi sungai terus begini,” pintanya dengan suara parau.

Masyarakat setempat mendesak pihak terkait untuk menindak tegas aktivitas tambang ilegal dan melakukan pemulihan lingkungan di wilayah hulu DAS Krueng Woyla demi keberlangsungan hidup dan ekosistem sungai.

( Zaini Dahlan)

No More Posts Available.

No more pages to load.