ACEH UTARA | FR — Upaya Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dalam memperkuat tata kelola birokrasi kembali diperlihatkan melalui pelantikan dan pengukuhan pejabat pimpinan tinggi pratama yang berlangsung pada Senin, 17 November 2025, di Aula Sekdakab Aceh Utara. Prosesi ini dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, SE., MM, atau yang akrab disapa Ayah Wa, dalam suasana khidmat dan penuh optimisme terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.
Pelantikan tersebut dituangkan dalam Keputusan Bupati Aceh Utara Nomor: 821.2-234/1224/2025, yang menegaskan reposisi serta penguatan jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara. Sejumlah pejabat mengalami pergeseran jabatan, sementara lainnya tetap diberi kepercayaan untuk melanjutkan tugas di tempat sebelumnya.
Pelantikan sebagai Proses Meritokrasi dan Penguatan Organisasi
Dalam sambutannya, Bupati Ismail A. Jalil menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang dilantik maupun dikukuhkan. Ia menekankan bahwa rotasi yang dilakukan bukan sekadar formalisme, melainkan langkah strategis untuk memperkuat struktur organisasi pemerintahan.
“Pertama-tama saya mengucapkan selamat kepada saudara-saudara yang dilantik dan dikukuhkan pada hari ini. Semoga kinerja perangkat daerah di Kabupaten Aceh Utara dapat menjadi lebih baik lagi,” ujar Ayah Wa dalam sambutannya.
Bupati juga menjelaskan bahwa proses pengisian jabatan dilaksanakan sesuai ketentuan perundang-undangan, berbasis merit system, serta mempertimbangkan kompetensi dan kebutuhan organisasi. Menurutnya, rotasi jabatan merupakan bagian dari perputaran roda organisasi untuk memastikan keberlanjutan pelayanan publik yang efektif, responsif, dan akuntabel.
“Pelantikan dan pengukuhan ini merupakan bagian dari pembinaan, pemantapan kapasitas kelembagaan, serta pengembangan karier ASN. Kami berharap para pejabat yang dilantik dapat menerapkan nilai dasar ASN BerAKHLAK dan terus melahirkan inovasi yang berdampak besar bagi masyarakat,” ujar Bupati.

Di hadapan pejabat yang hadir, Ayah Wa juga menegaskan kembali pentingnya integritas, komitmen, dan tanggung jawab moral dalam menjalankan amanah. Jabatan, katanya, bukan hanya sekadar posisi struktural, tetapi ruang pengabdian yang harus diisi dengan kinerja optimal.
“Tunjukkan kinerja terbaik, jaga integritas, dan pegang teguh sumpah jabatan. Semoga kepercayaan ini menjadi ladang amal dan keberkahan,” tambahnya.
Reposisi Jabatan untuk Mengoptimalkan Pelayanan Publik
Dalam struktur pemerintahan daerah, pejabat pimpinan tinggi pratama memegang peranan vital dalam menggerakkan roda organisasi. Reposisi yang dilakukan kali ini menunjukkan adanya strategi penyegaran, memperkuat sektor-sektor tertentu, serta menempatkan figur berpengalaman pada posisi kunci.
Sebanyak 16 pejabat mengalami perubahan jabatan, mulai dari Sekretaris Daerah, Asisten Pemerintahan, Kepala Dinas, hingga pejabat struktural di beberapa instansi vital. Selain itu, sejumlah pejabat lainnya tetap diperkuat pada jabatan sebelumnya.
Daftar Pejabat yang Mengalami Perubahan Jabatan
1. Dr. A. Murtala, M.Si
Sekda Aceh Utara → Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik
2. Fauzan, S.Sos., MAP
Asisten Administrasi Umum → Kadis Perkebunan, Peternakan, dan Kesehatan Hewan
3. Dayan Albar, S.Sos., MAP
Asisten Perekonomian & Pembangunan → Asisten Administrasi Umum
4. M. Nasir, S.Sos., M.Si
Kadis Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata → Asisten Perekonomian & Pembangunan
5. Zulkifli, S.Ag., M.Pd
Kadis Pendidikan Dayah → Kadis Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata
6. Fakruradhi, SH., MH
Sekwan DPRK → Kadis Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan PPA
7. Drs. Saiful Basri, MAP
Kaban Kesbangpol → Sekwan DPRK
8. Adharyadi, S.Sos
Kasatpol PP dan WH → Kaban Kesbangpol
9. Iskandar, S.STP., MSP
Kadis Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan PPA → Kasatpol PP dan WH
10. Asnawi, ST., MSM
Kalak BPBD → Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan
11. Fuad Mukhtar, S.Sos., MSM
Kadis PMG-PKB → Kalak BPBD
12. Saifullah, S.Pd., M.Pd
Kadis LHK dan Kebersihan → Kadis PMG-PKB
13. Musnadi, SE., MAP
Kabag Umum → Sekretaris Kesbangpol
14. Harry Fatra Yasa, S.STP
Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong Kecamatan Lapang → Kabag Umum Sekdakab
15. Dedy Kurniawan, ST
Kasubbag Rumah Tangga Bagian Umum → Kasubbag Umum & Kepegawaian Disdagperinkop UKM
16. M. Sofyan Lubis, SE
Pengelola Data & Informasi Sekretariat DPRK → Kasubbag Rumah Tangga Bagian Umum Sekdakab
Pergantian pejabat ini diharapkan melahirkan dinamika baru pada masing-masing organisasi perangkat daerah, sekaligus memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal di tengah tuntutan masyarakat yang semakin kompleks.
Pejabat yang Tetap Pada Jabatan Sebelumnya
Selain yang mengalami rotasi, sejumlah pejabat mempertahankan jabatannya karena dinilai telah menunjukkan kinerja memuaskan serta relevan dengan kebutuhan organisasi. Di antara mereka adalah:
Safrizal, S.STP., MAP – Kadisdukcapil
Andria Zulfa, SE., M.Si., Ph.D., CGCAE – Inspektur Kabupaten
Saifuddin, S.STP., MSP – Kepala BKPSDM
Dr. Fauzan, S.STP., MPA – Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesra
Syarifuddin, ST – Kadis Kelautan dan Perikanan
Erwandi, SP., M.Si – Kadis Pertanian dan Pangan
Ir. Saifullah – Kadis Perpustakaan dan Kearsipan
Syarifuddin, S.Sos., MAP – Staf Ahli Bidang Keistimewaan Aceh, Kemasyarakatan & SDM
Nyak Tiari, SE., MM – Kadis Penanaman Modal, Transmigrasi dan Tenaga Kerja
dr. Syarifah Rohaya, Sp.M – Direktur RSUCM
Ahmad Faisal, ST., MSM – Kadis PRKP
Jamaluddin, S.Sos., M.Pd – Kadisdikbud
Ir. Jaffar, ST., MSM – Kadis PUPR
Halidi, S.Sos., MM – Kadis Kominfo dan Persandian
Drs. Adamy, M.Pd – Kepala Bappeda
Teuku Cut Ibrahim, SE., M.Si – Kadis Perhubungan
Hadaini, S.Sos – Kadis Syariat Islam
Kusairi, ST., MSM – Kadis Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM
Pengukuhan ini menunjukkan adanya kesinambungan dalam kepemimpinan perangkat daerah yang telah terbukti kompeten.
Momentum Penguatan Reformasi Birokrasi
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dalam beberapa tahun terakhir terus berupaya menghadirkan aparatur yang profesional. Pelantikan ini menjadi salah satu langkah konkret dalam mewujudkan reformasi birokrasi yang lebih adaptif terhadap tantangan zaman.
Nilai dasar ASN BerAKHLAK—Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif—dituntut menjadi fondasi dalam setiap pengambilan keputusan, pelayanan publik, maupun inovasi daerah. Kepemimpinan Ayah Wa selama ini juga menaruh perhatian besar pada peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur.
Dengan komposisi baru yang telah dibentuk, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara diharapkan mampu:
mempercepat realisasi pembangunan daerah,
meningkatkan kualitas layanan publik,
memperkuat sektor unggulan seperti pertanian, kelautan, pendidikan, dan kesehatan,
memperluas inovasi daerah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Pelantikan pejabat bukan hanya penyegaran semata, tetapi bagian dari strategi besar untuk menciptakan pemerintahan yang responsif, modern, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat Aceh Utara.
Prosesi resmi yang berlangsung di Aula Sekdakab Aceh Utara ini menjadi simbol penguatan komitmen pemerintah daerah terhadap profesionalisme dan integritas aparatur. Dengan reposisi dan pengukuhan pejabat pimpinan tinggi pratama, Bupati Ismail A. Jalil berharap seluruh pejabat dapat bekerja secara optimal, memberikan pelayanan terbaik, dan menjaga amanah dengan sepenuh hati.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menargetkan terwujudnya birokrasi yang lebih efektif, inovatif, serta berorientasi pada hasil. Rotasi jabatan ini menjadi momentum awal untuk mempercepat visi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.(Adv)








