PSM – CLR Peduli Aceh Terobos Banjir dan Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh Utara

oleh
Penggiat sosial Akmal Daud saat menyalurkan bantuan untuk korban bencana banjir dan longsor di pengungsian Aceh Utara.

LHOKSUKON | FR Penggiat Sosial Masyarakat – Cet Langet Rumoh (PSM–CLR) Peduli Aceh kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana dengan bergerak cepat menyalurkan bantuan darurat bagi korban banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Utara pada Kamis, 26 November 2026.

Banjir besar yang dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi telah mengakibatkan sungai-sungai di berbagai kecamatan meluap, merendam pemukiman warga, merusak akses jalan, serta memutus beberapa kawasan yang terisolir. Kondisi tersebut membuat masyarakat sangat membutuhkan bantuan logistik dan perhatian cepat dari berbagai pihak.

Menyikapi situasi darurat itu, tim PSM–CLR Peduli Aceh langsung turun ke lapangan untuk menembus sejumlah titik banjir yang cukup parah. Mereka membawa berbagai jenis bantuan seperti beras, air mineral, mie instan, minyak goreng, telur, susu, perlengkapan kebersihan, dan kebutuhan dasar lainnya.

Penyaluran bantuan difokuskan pada beberapa kecamatan yang mengalami dampak cukup berat, di antaranya Kecamatan Langkahan, Tanah Jambo Aye, dan Baktiya. Ketiga wilayah tersebut menjadi prioritas karena banyak warga yang rumahnya di bawa arus banjir dan roboh serta terendam banjir hingga setinggi 5 sampai 2 meter dengan rata-rata, serta akses jalan yang sulit dilalui kendaraan roda dua dan empat.

Penggiat Sosial Akmal Daud, selaku koordinator lapangan, menyampaikan bahwa seluruh bantuan yang disalurkan merupakan amanah dari Global Ehsan Relief Aceh Indonesia, Jambo Charity Australia (JCA), Komunitas Kemanusiaan OBBY (Jakarta), dan sahabat netizen yang peduli terhadap kondisi Aceh Utara. “Ini adalah bantuan dari Global Ehsan Relief Aceh Indonesia, Jambo Charity Australia (JCA), Komunitas Kemanusiaan OBBY (Jakarta), dan sahabat netizen. Mereka menitipkan amanah kepada kami untuk segera disalurkan kepada yang membutuhkan,” ujar Akmal kepada media pada Jumat, 5 Desember.

Ia menjelaskan bahwa untuk tahap pertama, pihaknya telah menyalurkan bantuan ke wilayah Langkahan dan sejumlah desa di sekitarnya yang terisolir akibat banjir. “Kondisi di lapangan cukup memprihatinkan. Banyak warga yang sudah beberapa hari tidak bisa keluar rumah karena jalan utama terputus. Kita prioritaskan bantuan untuk mereka terlebih dahulu, alhamdulillah kita bisa menerobos pedalaman tersebut,” tambahnya.

Akmal juga mengapresiasi solidaritas masyarakat yang terus berdatangan memberikan donasi. Ia berharap bantuan tahap berikutnya dapat segera disalurkan ke kecamatan lain yang juga terdampak, sekaligus mengajak masyarakat luas untuk terus membantu saudara-saudara mereka yang sedang mengalami musibah.

Menurutnya, bencana seperti ini membutuhkan kolaborasi semua pihak. “Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban warga dan kita berharap pemerintah serta lembaga terkait terus mempercepat proses penanganan pascabencana,” pungkasnya.(Sayed Panton)

No More Posts Available.

No more pages to load.