Heboh! Pria 42 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Kos Sabang

oleh
oleh
Personel Satreskrim Polres Sabang saat melakukan olah TKP

SABANG, FR – Kapolres Sabang AKBP Sukoco, S.ST, MM, M.Mar, M.Tr.SOU, M.Han, turun langsung ke lokasi penemuan mayat seorang pria di sebuah kamar kos milik Derwina, di Jurong Lhok Panglima, Gampong Kuta Barat, Kecamatan Sukakarya Kota Sabang, pada hari Rabu (21/01/2026).

Korban diketahui bernama Muhammad Amin alias Mamek (42), agama Islam, pekerjaan wiraswasta, alamat asal Jalan Sukabumi Dusun I, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Kronologis penemuan bermula saat Saksi II Muhammad Ridha (36) mencoba memanggil korban ke dalam kamar kos dimana mayat ditemukan.

Karena tidak ada jawaban, saksi kemudian membuka pintu kamar dan mendapati muntahan di ruang tamu.

Selanjutnya, korban ditemukan dalam kondisi tidak bergerak di dalam kamar dengan posisi terlungkup atau meringkuk sambil memeluk kain atau selimut. Saat ditemukan saksi tidak sendiri ada temannya yakni Rudi Lesmana (47).

Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera memberitahukan kepada warga sekitar hingga akhirnya dilaporkan kepada Perangkat Gampong Kuta Barat dan pihak Kepolisian.

Mendapat laporan tersebut, Kapolres Sabang bersama personel Polres Sabang langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna memastikan situasi serta melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur.

Turut hadir di lokasi, Wakapolsek Sukakarya Polres Sabang Ipda Rahman Hakim, Ka SPKT Polres Sabang Ipda Syahrial Bawadi, Tim Inavis Polres Sabang, Unit Intelkam Polres Sabang, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Perangkat Gampong Kuta Barat, serta pihak keluarga korban.

Dari hasil pemeriksaan awal di TKP, petugas menemukan sejumlah obat-obatan milik korban, di antaranya Cefixime 100 mg, Sanmol, Vitamin B Kompleks, dan Hufamag Plus, yang merupakan obat untuk penderita gangguan lambung.

Kapolres Sabang AKBP Sukoco menyampaikan bahwa berdasarkan Dari hasil pengecekan di tempat kejadian perkara dan keterangan saksi-saksi, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat riwayat penyakit yang dideritanya,” ungkap Kapolres Sabang AKBP Sukoco.

Lebih lanjut Kapolres menjelaskan bahwa pihak Kepolisian telah melakukan langkah-langkah kepolisian sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami telah melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan pihak keluarga dan perangkat gampong. Pihak keluarga menolak dilakukan visum dan sepakat jenazah segera dilakukan fardhu kifayah,” tambahnya.

Berdasarkan hasil wawancara dengan mantan istri korban, Sdri. Maya Sari, yang berdomisili di Gp.Kuta Ateuh, Kec.Sukakarya, diketahui bahwa almarhum memiliki riwayat penyakit lambung akut.
Selanjutnya, berdasarkan kesepakatan antara Perangkat Gampong Kuta Barat dan pihak keluarga korban yang berada di Kabupaten Deli Serdang, jenazah almarhum akan dibawa ke rumah duka di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumut, untuk proses pemakaman oleh pihak keluarga.

Kapolres Sabang juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak Kepolisian apabila menemukan kejadian serupa di lingkungan masing-masing guna penanganan cepat dan tepat.

Pada hari yang sama Polres Sabang juga melakukan Fardhu Kifayah atas mayat yang ditemukan sebelumnya di pantai Ule Kreung, Gampong Balohan, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang.

Kasat Reskrim Polres Sabang Iptu Dr Junaidi, menerangkan bahwa berkat kerjasama dan kolaborasi yang baik antar instansi pemerintah pelaksanaan Fardhu Kifayah atas mayat tanpa identitas tersebut berjalan dengan lancar.

Pihak kepolisian Polres Sabang telah melakukan upaya-upaya terhadap mayat yang ditemukan tersebut namun, hingga batas waktu yang harus dikembumikan mayat dimaksud tidak diketahui asal-usulnya.

“Alhamdulillah berkat kerjasama yang baik antar instansi terkait mayat tanpa identitas yang ditemukan beberapa hari lalu sudah kita lakukan Fardhu Kifayah. Terimakasih pihak rumah sakit umum dan masyarakat Gampong Balohan, yang telah ikut membantu kepolisian dalam penyelesaian tugas bagi jenazah tanpa identitas ini,” ujar Kasar yang disapa Walid ini. (Jalal).

No More Posts Available.

No more pages to load.