Luar Biasa Siswa SD Asal Sabang Raih Juara I Pada Kompetisi Sains Internasional di UGM

oleh
oleh
Perihal Sains Internasional

SABANG, FR – Siapa sangka anak Sekolah Dasar (SD) asal pulau paling ujung Sumatera yakni pulau Sabang, Provinsi Adeh Sabang, berhasil meraih juara I di kompetisi Sains internasional di Universitas Gajah Mada (UGM).

Siswa SD yang bernama Athar Al-Falah nantinya dapat peluang masuk UGM di semua jurusan Sains yang bersangkutan saat nanti tamat Sekolah Menengah Atas.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Sabang Albina Arahman, ST, MT mengatakan Athar Al-Falah, saat ini sedang sekolah di sebuah SD negeri di Solo, ikut ayahnya yang sedang mengambil pendidikan lanjutan di tanah jawa.

Sehingga, membuat siswa asal Sabang ini juga harus pindah sekolah SD dari Sabang ke Solo, bakat bahasa inggris diperolehnya saat gemar menemani ayah dan ibunya menjadi tourguide dan EO turis asing di Sabang. Bahasa inggris dia pelajari khususnya tamu kapal pesiar di teluk Sabang yang selalu jadi urusan ihu dan ayahnya.

Presentasi lomba Sains Internasional di Kampus UGM yang diselenggarakan oleh IYSA (internasional Youth Sains Association) berhasil dilaluinya dengan memukau, bahasa inggrisnya yang cas cis cus lancar ala tourguide membuat juru memperhatikan., kata Albina Arahman, Jumat (22/01/2026).

Lebih Albina Arahman mengatakan siswa SD ini juga berpresentasi sainsnya adalah tentang pembuatan pupuk cair memanfaatkan sisa limbah nasi MBG yang selalu mubazir dan tak habis dimakan oleh siswa di sekolah.

Ide ini memang sangat sejalan dengan fakta bahwa nasi MBG nyaris mubazir karena tidak habis dikonsumsi oleh seluruh siswa di indonesia, entah tidak enak atau penyajianya yang belum sesuai selera para siswa.

Keberhasilannya ini membuat kampus sains UGM kagum dan selain memberikan mendali emas juga memutuskan memberikan jaminam kesempatan bagi Athar Al- Falah untuk bebas masuk UGM jurusan apa saja yang nanti dia minati di fakultas sains, tentunya nanti setelah dia tamat SMA bukan setelah tamat SD yang cuma setahun lagi., tambahnya.

Disinggung apakah setelah tamat SD akan balik ke Sabang Athar menjawab sangat ingin sekolah SMP di Jogja, tetapi ayahnya setahun lagi selesai tugas belajarnya di Jawa dan harus balik ke Aceh.

Cucu pak Kana Balohan ini benar benar membanggakan dan bikin heboh kampus UGM, bayangkan dia cuma murid sekolah SD negeri di Solo dan berasal dari pelosok ujung barat nusantara sedangkan saingannya dalam kompetisi ini adalah siswa lainnya di sekolah internasional di pulau Jawa khususnya di Jogja sekitarnya., tutup Albina Arahman. (Jalal)

No More Posts Available.

No more pages to load.