Teddy: Presiden Pastikan Pemulihan Sumatra Transparan dan Terkoordinasi

oleh
oleh

Jakarta, FR — Pemerintah terus mempercepat pemulihan wilayah Sumatra yang terdampak bencana banjir. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa Presiden memantau secara langsung perkembangan pemulihan dan meminta laporan berkala dari Satgas penanganan bencana serta kementerian terkait.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Seskab menyebutkan bahwa proses rehabilitasi dan rekonstruksi menunjukkan capaian signifikan hanya dalam waktu dua bulan pascabencana.

“Presiden terus memonitor perkembangan di lapangan. Beliau meminta agar setiap langkah pemulihan dilaporkan secara terbuka kepada publik,” ujar Teddy, Rabu 11/2/26.

Ribuan Rumah Rampung Dibangun

Di sektor perumahan, pemerintah telah membangun 5.500 rumah sementara, dengan 1.500 unit di antaranya rampung hanya dalam satu bulan pertama masa pemulihan. Hal ini menjadi bukti percepatan kerja lintas sektor yang melibatkan pemerintah, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat.

Infrastruktur dan Layanan Publik Pulih

Pemulihan juga terlihat di sektor infrastruktur. Sebanyak 98 jembatan di seluruh provinsi terdampak telah selesai dibangun, termasuk 9 ruas jalan nasional yang sebelumnya terputus dan kini kembali berfungsi.

Di bidang kesehatan, 87 rumah sakit dan 867 puskesmas yang sempat terdampak kini telah kembali melayani masyarakat. Bahkan, sebagian besar fasilitas tersebut sudah beroperasi normal sejak satu bulan lalu.

Sektor ekonomi juga mulai bangkit. Lebih dari 1.000 pasar tradisional telah kembali beroperasi, mendorong perputaran ekonomi masyarakat di wilayah terdampak.

Fokus Stabilitas Harga Jelang Ramadan

Menjelang bulan Ramadan yang tinggal satu minggu lagi, Presiden juga memberi perhatian khusus pada stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, terutama di wilayah terdampak bencana.

“Pemerintah daerah diminta aktif memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran dan cepat diterima masyarakat,” tegas Seskab.

Kolaborasi Jadi Kunci

Seskab menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa percepatan pemulihan ini tidak lepas dari kolaborasi semua pihak — mulai dari pemerintah pusat, daerah, aparat keamanan, relawan, hingga dukungan media.

“Ke depan, kemajuan akan terus kita kejar secepat mungkin demi pemulihan kehidupan masyarakat secara menyeluruh,” pungkasnya. []

No More Posts Available.

No more pages to load.