Bireuen, FR – Forum PRB Aceh menyalurkan bantuan sebanyak 237 unit lemari keluarga kepada 237 kepala keluarga di Gampong Kubu, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen. Penyerahan bantuan dilaksanakan di Meunasah Gampong Kubu pada Minggu, 15 Februari 2026.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Tim Penyalur Donasi, Nirwan S.Pd., M.Pd., didampingi Ketua Forum PRB Aceh Hasan Bangka, Wakil Ketua Zulfikar Muhammad, serta M. Dedy Jumaidi. Bantuan diterima oleh Keuchik Gampong Kubu, Razali, dan selanjutnya dibagikan kepada seluruh penerima manfaat, dengan masing-masing kepala keluarga menerima satu unit lemari.
Warga Gampong Kubu menyampaikan bahwa bantuan lemari merupakan kebutuhan mendesak yang diusulkan secara langsung melalui Rapat Gampong. Dalam musyawarah tersebut, seluruh warga sepakat bahwa lemari keluarga menjadi salah satu kebutuhan penting yang harus segera dipenuhi.
Usulan itu kemudian disampaikan kepada Forum PRB Aceh melalui Wakil Ketua Forum PRB Aceh, Zulfikar Muhammad, yang juga merupakan warga setempat. Setelah permohonan diterima, pengurus Forum PRB Aceh menyetujui untuk menindaklanjuti bantuan tersebut.
“Setelah disetujui oleh pengurus Forum PRB Aceh, dilakukan asesmen langsung ke toko di Bireuen, dan pembelian lemari dilakukan oleh warga dengan didampingi Keuchik Gampong,” ujar Sulaiman, salah satu penerima bantuan.
Ia menambahkan, keterlibatan warga dalam proses pemilihan dan pembelian memastikan bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Keuchik Gampong Kubu, Razali, turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, yakni Pemerintah Kota Kediri, PKK Kabupaten Kediri, Korpri Provinsi Lampung, Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi, Yayasan Dwijendra Denpasar, Forum PRB Bali, Pramuka Kwartir Cabang Ogan Ilir, serta donatur perorangan Dedi Kurniawan dan Risalina.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian semua pihak. Bantuan ini sangat bermanfaat dan merupakan hasil dari aspirasi langsung masyarakat kami,” ujar Razali.
Kegiatan penyaluran bantuan berlangsung tertib dan lancar dalam suasana kebersamaan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat serta menjadi contoh bahwa bantuan berbasis usulan dan kebutuhan warga akan lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata. (R)







