Forumrakyat.co.id |Aceh Barat : Sebanyak 74 wartawan yang bertugas di Kabupaten Aceh Barat dan tergabung dalam lima organisasi pers, yakni Ikatan Wartawan Online (IWO), Jurnalis Aceh Barat (JAB), MARKAS, Sekber Wartawan Indonesia (SWI), dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), menghadiri kegiatan silaturahmi bersama Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Kominsa) Kabupaten Aceh Barat.
Kegiatan tersebut berlangsung di kafe Meulaboh Premium, pada Senin, 15 Februari 2026, dalam suasana hangat dan penuh keakraban.
Plt Kepala Dinas Kominsa Aceh Barat, Dedi Mulianda, S.IP, M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum perkenalan dirinya kepada para insan pers, mengingat dirinya baru saja diamanahkan oleh Bupati Aceh Barat sebagai Plt Kadis Kominsa.
“Selain mempererat silaturahmi, pertemuan ini menjadi wadah awal untuk membangun komunikasi yang baik, terbuka, dan saling mendukung antara pemerintah daerah dan rekan-rekan media. Ke depan, insyaallah kami siap membuka ruang komunikasi seluas-luasnya,” ujar Dedi.
Ia menegaskan bahwa silaturahmi tersebut merupakan pintu awal dalam memperkuat sinergitas antara Dinas Kominsa dan insan pers, seraya berharap dukungan media dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat secara objektif dan berimbang.
Sementara itu, Ketua IWO Aceh Barat, Syamsul Rizal Azm, dalam sesi tanya jawab menyampaikan sejumlah usulan dan masukan. Ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian yang lebih serius terhadap kesejahteraan wartawan.
“Kami berharap ke depan perhatian kepada wartawan tidak hanya sebatas bantuan sesaat. Jika memungkinkan, dana CSR perusahaan dapat diupayakan untuk mendukung peningkatan kapasitas dan kesejahteraan insan pers,” ungkapnya.
Syamsul juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi yang adil dan merata. Ia meminta agar Dinas Kominsa tidak melakukan diskriminasi dalam penyampaian informasi kepada media. “Kami berharap tidak ada kesan pilah pilih. Semua wartawan harus diperlakukan sama tanpa ada yang dianaktirikan,” tegasnya.
Pernyataan tersebut turut diperkuat oleh Ketua Jurnalis Aceh Barat (JAB), yang menegaskan bahwa nasib wartawan di Aceh Barat perlu mendapat perhatian serius. Menurutnya, dengan banyaknya perusahaan besar yang beroperasi di Aceh Barat, sudah sepatutnya wartawan tidak hanya diposisikan sebagai pihak yang datang meminta-minta, terutama pada momen hari besar seperti meugang.
Silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah awal yang konstruktif dalam membangun hubungan yang harmonis, profesional, dan saling menguatkan antara pemerintah daerah dan insan pers di Aceh Barat.
( Zaini Dahlan /forum rakyat )






