Forumrakyat.co.id – Partisipasi Iran di ajang Piala Dunia FIFA 2026 terancam terganggu di tengah eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, menyebut peluang tim nasional Iran untuk tampil di putaran final “kecil kemungkinannya” menyusul meningkatnya ketegangan militer yang melibatkan negaranya.
Pernyataan tersebut disampaikan Taj dalam wawancara yang disiarkan televisi nasional Teheran. Ia menyoroti situasi keamanan dan dampak konflik terhadap mobilitas tim serta agenda internasional Iran. “Dengan apa yang terjadi hari ini, kecil kemungkinan kami bisa menatap Piala Dunia,” ujarnya.
Iran sejatinya telah memastikan tiket ke putaran final setelah melalui babak kualifikasi zona Asia. Namun, situasi geopolitik yang memanas memunculkan tanda tanya terkait kesiapan logistik, keamanan, dan kemungkinan pembatasan perjalanan ke negara tuan rumah.
Sebagaimana diketahui, edisi 2026 akan digelar bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Ketegangan antara Teheran dan Washington pun menambah kompleksitas partisipasi Iran, mengingat AS menjadi salah satu tuan rumah utama.
Sebelumnya, delegasi Iran juga sempat menghadapi kendala administrasi saat menghadiri agenda resmi undian turnamen di Amerika Serikat pada Desember 2025, meski akhirnya memperoleh izin perjalanan. Di dalam negeri, kompetisi liga domestik Iran dilaporkan terdampak situasi keamanan dan mengalami penyesuaian jadwal.
Sementara itu, FIFA menyatakan terus memantau perkembangan situasi dan berkomitmen memastikan turnamen berlangsung aman bagi seluruh peserta. Hingga kini belum ada keputusan resmi terkait kemungkinan absennya Iran atau skenario penggantian tim di fase grup.
Jika Iran benar-benar batal tampil, dampaknya diperkirakan tidak hanya dirasakan sepak bola Asia, tetapi juga mempertegas bagaimana dinamika politik global dapat merambah panggung olahraga internasional. (FDTU)








