Prabowo vs Pasal Israel di BoP, Ini Cerita dari Dasco

oleh
oleh

Jakarta, FR – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkap cerita di balik keputusan Presiden Prabowo Subianto bergabung dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) yang diinisiasi Donald Trump.

Dasco menyebut, Prabowo sempat memimpin tujuh negara Islam untuk bernegosiasi terkait salah satu pasal krusial dalam pembentukan BoP. Pasal tersebut mewajibkan negara anggota mengakui Israel sebagai negara berdaulat.

“Saya dapat cerita langsung dari beliau (Prabowo). Saat itu DPR sedang masa reses. Dalam pembentukan BoP ada hal yang situasional, tujuh negara Islam saat itu keberatan dengan adanya pasal yang mengharuskan pengakuan terhadap Israel,” kata Dasco, Rabu (18/3/2026).

Menurut Dasco, Indonesia bersama negara-negara tersebut kemudian melakukan musyawarah untuk mengubah isi pasal. Hasilnya, Prabowo membawa usulan itu dalam negosiasi dengan pihak Amerika Serikat.

“Nah, sehingga kemudian jadinya seperti ini, pasal terkait pengakuan Israel itu dihapus,” ujarnya.

Dasco menyampaikan hal tersebut saat menghadiri acara buka puasa bersama sejumlah aktivis senior di kawasan Jakarta Selatan, Senin (9/3).

Sejumlah tokoh yang hadir di antaranya Hariman Siregar, Effendi Choirie, serta Yandri Susanto.

Turut hadir pula Agus Jabo Priyono, Iwan Sumule, Connie Rahakundini Bakrie, Ferry Amsari, Hamid Basyaib, serta Akbar Faisal.

Dasco menegaskan, langkah tersebut menunjukkan posisi Indonesia yang tetap konsisten dalam menyikapi isu-isu sensitif di tingkat global, khususnya yang berkaitan dengan kedaulatan dan prinsip politik luar negeri. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.