JAKARTA, FR – Duka menyelimuti keluarga besar KompasTV setelah salah satu karyawatinya, Nur Ainia Eka Rahmadhynna atau yang akrab disapa Ain, dipastikan meninggal dunia dalam kecelakaan maut yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.
Sebelumnya, Ain sempat dilaporkan hilang kontak usai insiden tabrakan tersebut. Keluarga dan rekan kerja bahkan sempat menyebarkan informasi pencarian karena ponselnya masih aktif, namun keberadaannya belum diketahui.
KompasTV melalui akun Instagram resminya kemudian mengonfirmasi kabar duka tersebut pada Selasa (28/4/2026).
“Keluarga besar KompasTV menyampaikan dukacita sedalam-dalam atas berpulangnya salah satu rekan kami, Nur Ainia Eka Rahmadhynna (Ain),” tulis pernyataan resmi KompasTV.

Pihak KompasTV juga mendoakan agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah tersebut.
Sebelum dipastikan meninggal, Ain sempat dinyatakan hilang pascakecelakaan. Dalam unggahan sebelumnya, KompasTV meminta bantuan masyarakat untuk memberikan informasi terkait keberadaan Ain yang diduga berada di lokasi kejadian.
Saat itu, ciri-ciri yang disampaikan yakni mengenakan jilbab putih, baju berwarna cerah, dan celana jins. Namun setelah proses identifikasi korban dilakukan, Ain dipastikan menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam tragedi tersebut.
Insiden tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Bekasi Timur sendiri memicu perhatian publik luas. Selain menelan korban jiwa, kejadian ini juga memunculkan sorotan terhadap sistem keselamatan dan manajemen risiko operasional jalur kereta api.
Kepergian Ain meninggalkan duka mendalam, khususnya bagi rekan-rekan kerja di KompasTV yang mengenalnya sebagai sosok berdedikasi dalam mendukung operasional produksi berita.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan perlunya peningkatan keselamatan transportasi publik agar tragedi serupa tidak kembali terulang.








