SABANG, FR – Dalam rangka peringati Hari Buruh Sedunia (May Day) Tahun 2026, Kapolres Sabang AKBP Sukoco, S.ST, MM, M.Mar, M.Tr.SOU, M.Han, beserta pejabat lainnya menghadiri Zikir dan Doa Bersama yang digelar di Pelabuhan penyeberangan, Gampong Balohan Kecamatab Sukajaya Kota Sabang, Jum’at (01/05/2026).
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, para pekerja, serta berbagai elemen masyarakat Kota Sabang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Sabang yang diwakili Staf Ahli Wali Kota Sabang Junizar, SH, M.Si, Dandim 0112/Sabang Letkol Kav Edi Purwanto, S.I.P, Wakil Ketua II DPRK Sabang Albina, S.T, M.T, Wakapolres Sabang Kompol Teuku Muhammad, SH, para Pejabat Utama Polres Sabang, Pemimpin Zikir dan Doa Abon Tarmizi, Ketua Buruh Pelabuhan Balohan Syafii LB, Ketua TKBM Kuta Barat Kusmayadi, Pengurus MPU Sabang Tgk.Yakob Saleh, Ketua PWI Kota Sabang Jalaluddin, Zky perwakilan ASDP Sabang Abdi, perwakilan KSOP Balohan M. Yahya, para buruh Kota Sabang sebanyak 50 orang, seluruh keuchik se-Kota Sabang, serta personel Polres Sabang.
Kapolres Sabang AKBP Sukoco menyampaikan bahwa peringatan Hari Buruh Sedunia melalui kegiatan religius merupakan wujud nyata sinergi, kebersamaan, dan harmonisasi antara buruh, pemerintah, serta aparat keamanan di Kota Sabang.
“Hari Buruh Sedunia bukan hanya menjadi momentum untuk menghargai perjuangan para pekerja, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat persatuan. Melalui zikir dan doa bersama ini, kita berharap seluruh pekerja di Kota Sabang senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta keberkahan dalam setiap aktivitasnya,” ujar AKBP Sukoco.
Lebih lanjut, Kapolres menegaskan komitmen Polres Sabang dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif bagi seluruh masyarakat, khususnya kalangan pekerja.
“Polres Sabang akan selalu hadir di tengah masyarakat, termasuk para buruh, untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik. Kami berkomitmen menjaga stabilitas kamtibmas agar Kota Sabang tetap aman, nyaman, dan produktif,” tegas Kapolres.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, serta menjadi simbol kuatnya kebersamaan antara pemerintah, aparat keamanan, dan para pekerja dalam memperingati Hari Buruh Sedunia Tahun 2026 di Kota Sabang.
Kapolres menyampaikan bahwa pekerja di pelabuhan sebagai buruh adalah keluarga dari kepolisian, rekan-rekan buruh telah menunjukkan tugas secara baik dan itu merupakan tugas sangat mulia., tutup Kapolres.
Sementara Keuchik Gampong Balohan Abdullah Imum dalam laporannya menyampaikan, buruh adalah pejuang ekonomi bagi bangsa harapan kita semua kiranya saudara-saudara kita yang bekerja sebagai buruh tidak selamanya bekerja hanya sebagai buruh secara berus menerus mereka harus merubah nasib menjadi pengusaha baik perusahaan maupun mandiri., kata Abdullah Imum.
Ia berharap setiap buruh yang bekerja pada perusahaan agar selesai kontrak tidak mencampakkan begtu saja tetapi ada perhatian setelah mereka selesai bekerja atau pensiun.
Kehadiran perusahaan pelayaran baik kapal swasta maupun ASDP tidak membiarkan buruh yang bekerja di pelabuhan tidak ada asuransi sehingga jika terjadi kecelakaan kerja mereka tidak bisa berobat dengan baik.
Wali Kota Sabang dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Yunizar, mengatakan zikir dan doa bersama ini sebagai wujud untuk kedamaian dan ketentraman bagi buruh kita yang bekerja di berbagai aspek
Momentum ini adalah hak-hak bersama yang saling kita jaga terhadap martabat masyarakat yang bekerja di sektor pelabuhan, maka pada hari buruh tahun 2026 buruh di Sabang harus sejahtera.
Buruh di Sabang telah menunjukkan sebagai buruh yang selalu menjaga keamanan yang kondusif, kedepan diharapkan kondisi yang sejuk dan nyaman ini terus kita tunjukkan kepada masyarakat dunia bahwa Sabang daerah tujuan wisata yang adem dengan pekerja yang baik.
Pemerintah Kota Sabang mendorong kerja buruh yang sejahtera, profesional dan bagi perusahaan yang mempekerjakan buruh agar mengedepan kepedulian dan kepentingan buruh beserta keluarga. (Jalal).







