ACEH UTARA | FR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara terus mematangkan persiapan menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah dengan menggelar rapat finalisasi pelaksanaan Hari Besar Islam (HBI) yang berlangsung di Oproom Setdakab Aceh Utara, Jum’at (12/6/2026).
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan daerah dan dihadiri unsur terkait guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, tertib, dan meriah.
Kegiatan peringatan Tahun Baru Islam tahun ini akan dipusatkan pada dua agenda utama, yakni Pawai Mobil Hias dan Bazaar Makanan Ringan, yang melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMN, BUMD, serta elemen masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan berada di bawah koordinasi Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Utara sebagai penanggung jawab utama.
Dalam rapat tersebut, tim teknis yang sebelumnya dikoordinasikan oleh Plh Asisten III Fauzi, S.STP, Asisten II M. Nasir, S.Sos., M.Si, dan Sekretaris Dinas Syariat Islam Armia, S.Ag, melaporkan bahwa seluruh persiapan teknis dan koordinasi lintas instansi telah memasuki tahap akhir.
Rute Pawai dan Pengamanan Menjadi Prioritas
Pawai mobil hias dijadwalkan dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan mengambil titik start di kawasan Landeng. Rute pawai akan melintasi Simpang Cibrek, Poin A (PGE), Parang Sikureueng, Matangkuli, Kota Lhoksukon, dan kembali finis di Landeng.
Untuk menjamin keamanan dan kelancaran kegiatan, panitia meminta seluruh camat dan unsur Muspika di wilayah yang dilalui peserta pawai agar memperkuat pengamanan di daerah masing-masing. Selain itu, dinas terkait juga akan disiagakan untuk mengatur arus lalu lintas sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan baik selama pelaksanaan pawai.
Khusus peserta dari kalangan pelajar, panitia menetapkan bahwa keterlibatan sekolah dibatasi pada sekolah-sekolah yang berada di seputaran Kota Lhoksukon. Seluruh peserta diharapkan mengenakan pakaian yang seragam, rapi, dan mencerminkan nilai-nilai Islami.
Bazaar Meriahkan Tahun Baru Islam
Selain menjadi ajang syiar Islam, peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah juga diharapkan mampu mendorong geliat ekonomi masyarakat melalui pelaksanaan Bazaar Makanan Ringan. Hingga saat ini, sebanyak 48 stan dari OPD, BUMN, dan BUMD telah terdaftar dan siap berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Bazaar akan menjadi salah satu daya tarik utama bagi masyarakat yang hadir, sekaligus menjadi wadah promosi produk dan kreativitas masing-masing instansi.
Untuk menambah semarak acara, panitia juga menggelar kompetisi antar instansi. Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, SE.,MM yang akrab disapa Ayah Wa, dijadwalkan menilai langsung stan bazaar serta kendaraan hias yang ditampilkan peserta.
Penilaian akan difokuskan pada aspek kreativitas, inovasi, kerapian, serta pesan-pesan keislaman yang ditampilkan. Para pemenang nantinya akan mendapatkan hadiah dan penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.
Dalam arahannya, Bupati mengimbau seluruh kepala OPD, camat, pimpinan BUMN dan BUMD, serta seluruh pihak yang terlibat agar menjaga komitmen dan bertanggung jawab penuh terhadap kesiapan tim masing-masing.
“Mari kita jadikan momentum Tahun Baru Islam ini sebagai sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta memperkokoh nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat,” ujar Bupati.
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut hadir dan memeriahkan peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai momentum refleksi dan awal yang baik dalam menyongsong tahun baru Islam.(Sayed Panton)






