ACEH BESAR, FR – Kepolisian Sektor (Polsek) Mesjid Raya berhasil mengamankan seorang terduga pelaku pemerasan yang diduga kerap meresahkan pengunjung di kawasan wisata Bukit Lamreh, Kabupaten Aceh Besar.
Penangkapan tersebut dilakukan setelah polisi menerima laporan dari masyarakat terkait adanya aksi pemerasan terhadap wisatawan yang berkunjung ke salah satu destinasi wisata favorit di Aceh itu. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Mesjid Raya segera melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana melalui Kapolsek Mesjid Raya AKP Mahdi Asyadi menjelaskan, peristiwa itu bermula pada Minggu (14/6/2026) ketika seorang wisatawan lokal berkunjung ke Bukit Lamreh. Setibanya di lokasi, korban didatangi tiga orang yang masing-masing berinisial NZR, JL, dan ETK.
Ketiga terduga pelaku kemudian meminta uang kepada korban sebesar Rp3 juta. Karena tidak memiliki uang tunai, korban terpaksa meninggalkan barang berharganya berupa anting-anting sebagai jaminan.
“Pada sore harinya, saat korban ingin menebus barang jaminan tersebut, tim yang telah dibentuk sebelumnya melakukan penyamaran (undercover). Dalam operasi itu, satu orang terduga pelaku berhasil diamankan bersama barang bukti dan satu unit sepeda motor, sedangkan dua terduga pelaku lainnya berhasil melarikan diri,” ujar AKP Mahdi Asyadi.
Kapolsek menegaskan, tindakan cepat yang dilakukan merupakan bentuk respons kepolisian terhadap setiap laporan masyarakat. Pihaknya juga memastikan tidak akan memberikan ruang bagi pelaku tindak kriminal yang mengganggu kenyamanan masyarakat maupun wisatawan.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pengunjung objek wisata agar tidak ragu melaporkan setiap tindakan yang mengarah pada tindak pidana. Kepolisian akan menindak tegas segala bentuk premanisme dan pemerasan yang meresahkan masyarakat,” tegasnya.
Saat ini, terduga pelaku telah diamankan di Mapolsek Mesjid Raya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Penyidik juga masih melakukan pendalaman terkait kemungkinan adanya korban lain, keterlibatan pihak lain, serta sudah berapa lama aksi pemerasan tersebut berlangsung di kawasan wisata Bukit Lamreh.
Keberhasilan pengungkapan kasus ini mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Mereka berharap kawasan wisata Bukit Lamreh tetap aman, nyaman, dan menjadi destinasi favorit bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.
Polsek Mesjid Raya menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan patroli dan pengawasan di kawasan wisata guna mencegah terjadinya tindak kriminalitas serta memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat. (R)






