SABANG, Forumrakyat.co.id – Memasuki usia ke-61 tahun, Kota Sabang menegaskan arah pembangunannya dengan fokus pada penguatan investasi dan peningkatan daya saing ekonomi daerah. Langkah ini dinilai penting untuk menjawab tantangan pertumbuhan ekonomi sekaligus memanfaatkan posisi strategis Sabang di jalur pelayaran internasional.
Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna Istimewa Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Kota Sabang Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kota Sabang bersama DPRK Sabang di Gedung DPRK Sabang, Rabu (24/6/2026).
Dalam sambutannya, Wali Kota Sabang mengatakan tema HUT tahun ini, “Sabang Merajut Keberagaman dari Titik Nol Kilometer Indonesia”, menjadi semangat untuk memperkuat persatuan dan kolaborasi dalam membangun daerah.
“Enam puluh satu tahun bukanlah perjalanan singkat. Ini adalah rekam jejak perjuangan, kerja keras, dan dedikasi seluruh elemen masyarakat dalam membangun beranda terdepan Indonesia,” ujar Wali Kota.
Ia menyebutkan, berbagai capaian pembangunan telah diraih Sabang dalam beberapa tahun terakhir. Mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan tata kelola pemerintahan, hingga pelaksanaan program di bidang kesehatan, pendidikan dan pengentasan kemiskinan.
Meski demikian, Pemerintah Kota Sabang mengakui masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama perlambatan pertumbuhan ekonomi yang dipengaruhi kondisi pascabencana dan keterbatasan fiskal daerah.
“Di balik setiap tantangan selalu ada peluang. Sabang memiliki posisi strategis, kekayaan bahari, serta identitas sebagai Titik Nol Kilometer Indonesia yang memiliki nilai besar untuk dikembangkan,” katanya.
Menurutnya, peluang tersebut harus dijawab dengan langkah nyata, seperti memperkuat kemitraan dengan Pemerintah Aceh dan pemerintah pusat, mengoptimalkan kawasan Free Trade Zone (FTZ), meningkatkan investasi, memperkuat UMKM, serta menghadirkan inovasi dalam tata kelola pemerintahan.
Wali Kota juga menyoroti posisi Sabang yang berada di jalur pelayaran internasional Selat Malaka. Kondisi ini membuka peluang besar bagi Sabang untuk berkembang menjadi pusat kegiatan ekonomi dan logistik.
“Dengan dukungan pemerintah pusat, kita berharap Sabang dapat berkembang menjadi hub internasional, termasuk melalui penguatan layanan ship to ship (STS) dan optimalisasi potensi sumber daya yang dimiliki daerah ini,” ujarnya.
Selain itu, Pemerintah Kota Sabang terus mendorong sejumlah program strategis lainnya, seperti kerja sama pengembangan panas bumi Jaboi bersama PLN, promosi pariwisata di berbagai bandara dengan dukungan Angkasa Pura, hingga upaya membuka kembali rute penerbangan Sabang-Medan.
Menurut Wali Kota, berbagai langkah tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk membuka peluang investasi di sektor maritim, energi, dan pariwisata secara berkelanjutan.
“Tidak ada alasan bagi kita untuk berdiam diri. Kita harus berani mengambil arah strategis baru demi Sabang yang lebih maju dan berdaya saing. Pada 2027 nanti, aktivitas offshore Mubadala diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas Pelabuhan CT-3 BPKS sebagai bagian dari penguatan peran strategis Sabang,” katanya.
Menutup sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat menjadikan HUT ke-61 sebagai momentum memperkuat kebersamaan dan semangat membangun daerah.
“Mari kita jadikan momentum ini sebagai semangat baru untuk melangkah lebih cepat dan lebih jauh, dengan tetap merajut kebersamaan dan menjaga persatuan,” pungkasnya. (Jalal)







