BANDA ACEH, Forumrakyat.co.id – Gerakan relawan SIGAP (Solidaritas Indonesia untuk Gibran Presiden) berencana mendeklarasikan diri di kawasan Titik Nol Kilometer Indonesia, Sabang. Lokasi tersebut dipilih sebagai simbol dimulainya semangat persatuan dan kebangsaan dari wilayah paling barat Indonesia.
Inisiator SIGAP, Sulaiman Manaf atau yang akrab disapa Bos Manyak, mengatakan pemilihan Sabang memiliki makna filosofis sebagai titik awal membangun optimisme menuju Indonesia yang lebih maju.
“Kami ingin memulai gerakan ini dari Titik Nol Indonesia di Sabang. Dari sini, kami mengajak seluruh anak bangsa untuk bersatu, bergotong royong, dan menatap masa depan Indonesia dengan penuh optimisme,” ujar Bos Manyak dalam siaran pers, Kamis (25/6/2026).
Menurutnya, SIGAP dibentuk sebagai wadah kebersamaan bagi masyarakat dari berbagai latar belakang yang memiliki semangat mendukung kepemimpinan nasional yang kuat, inovatif, dan dekat dengan rakyat.
Deklarasi tersebut direncanakan akan dihadiri relawan, tokoh masyarakat, pemuda, serta berbagai elemen masyarakat dari Aceh maupun daerah lainnya. Selain menjadi ajang konsolidasi, kegiatan itu juga disebut bertujuan memperkuat semangat persatuan dan kebangsaan.
Panitia saat ini masih mematangkan berbagai persiapan, termasuk jadwal pelaksanaan dan rangkaian kegiatan yang akan diumumkan dalam waktu dekat.
SIGAP merupakan singkatan dari Solidaritas Indonesia untuk Gibran Presiden. Organisasi relawan ini menyatakan berkomitmen memperkuat persatuan, semangat gotong royong, dan partisipasi masyarakat dalam mendukung kepemimpinan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Gerakan tersebut mengusung tagline, “Dari Titik Nol Indonesia, Menyatukan Semangat untuk Indonesia Maju.” (R)







