Revitalisasi TK Anak Pantai Hampir Tuntas

oleh

“Kami berharap revitalisasi ini tidak hanya menghadirkan bangunan yang lebih baik, tetapi juga mampu meningkatkan semangat belajar anak-anak serta mutu pendidikan usia dini di Aceh Tamiang. Target kami, seluruh pekerjaan selesai tepat waktu dan dapat segera dimanfaatkan sepenuhnya.”

[Fitriani, S.Pd. Kepala Sekolah TK Anak Pantai].

  • Sentuhan APBN Rp380 Juta Hadirkan Wajah Baru Pendidikan Anak Usia Dini di Kuala Peunaga

DI TENGAH upaya pemerintah meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini, revitalisasi sarana dan prasarana sekolah menjadi salah satu langkah strategis.

Di Kampung Kuala Peunaga, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, sebuah perubahan nyata mulai terlihat. 

Bangunan Taman Kanak-Kanak (TK) Anak Pantai yang sebelumnya memerlukan perbaikan kini bertransformasi menjadi lingkungan belajar yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi peserta didik.

Melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp380.053.000 untuk merehabilitasi fasilitas sekolah tersebut.

PROGRAM Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah terus berjalan di Kabupaten Aceh Tamiang.

Salah satu sekolah penerima bantuan adalah TK Anak Pantai di Kampung Kuala Peunaga, Kecamatan Bendahara.

Sekolah tersebut memperoleh bantuan revitalisasi senilai Rp380.053.000 yang bersumber dari APBN.

Paket pekerjaan meliputi rehabilitasi ruang kelas, rehabilitasi ruang administrasi, pembangunan toilet, penataan lingkungan sekolah, pembangunan taman bermain, pembangunan pagar, serta pemasangan paving block.

Hingga saat ini, progres pekerjaan telah mencapai sekitar 78 persen. Sementara itu, sekitar 22 persen pekerjaan yang tersisa berupa penyelesaian pagar sekolah dan pemasangan paving block.

Kepala TK Anak Pantai, Fitriani, S.Pd., mengatakan sebagian besar pekerjaan fisik telah selesai sesuai dengan rencana pelaksanaan.

“Alhamdulillah, rehabilitasi ruang kelas, ruang administrasi, pembangunan toilet, penataan lingkungan, dan taman bermain telah selesai dikerjakan. Saat ini kami tinggal menyelesaikan pembangunan pagar sekolah dan pemasangan paving block,” ujar Fitriani saat ditemui di lokasi pembangunan, didampingi Datok Penghulu Kampung Kuala Peunaga, Iboy, serta konsultan pendamping kegiatan.

Menurut Fitriani, seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai target waktu dan anggaran yang telah ditetapkan pemerintah.

Ia menjelaskan, revitalisasi tersebut dilaksanakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) dengan pendampingan tenaga teknis serta pengawasan sesuai ketentuan yang berlaku.

Program revitalisasi itu dijadwalkan berlangsung selama 90 hari kalender, terhitung sejak 27 April hingga 25 Juli 2026.

Fitriani menyebutkan setiap perkembangan pekerjaan selalu dilaporkan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Tamiang sebagai bentuk transparansi sekaligus bahan evaluasi pelaksanaan kegiatan.

“Setiap progres penyelesaian kami laporkan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Tamiang agar pelaksanaan pembangunan dapat dipantau secara berkala dan berjalan sesuai harapan,” katanya.

Ia juga memperlihatkan sejumlah ruang kelas yang telah selesai direhabilitasi.

Menurutnya, perubahan kondisi bangunan sebelum dan sesudah revitalisasi terlihat cukup signifikan sehingga diharapkan mampu memberikan suasana belajar yang lebih nyaman bagi anak-anak.

“Kami berupaya bekerja sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan. Ruang-ruang yang direhabilitasi kini sudah selesai dikerjakan dengan baik. Saat ini kami fokus menyelesaikan pagar dan paving block agar seluruh pekerjaan dapat rampung tepat waktu,” ujarnya.

Fitriani berharap revitalisasi tersebut tidak hanya memperbaiki fisik bangunan sekolah, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini di Kampung Kuala Peunaga.

Menurutnya, tersedianya fasilitas yang lebih baik akan menjadi motivasi bagi peserta didik maupun tenaga pendidik dalam melaksanakan proses belajar mengajar.

“Kami berharap setelah revitalisasi selesai 100 persen, TK Anak Pantai semakin berkembang dan mampu bersaing dalam meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini di Kabupaten Aceh Tamiang,” tuturnya.

Berdasarkan data pelaksanaan program, revitalisasi TK Anak Pantai merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang menyasar 254 satuan pendidikan di 12 kecamatan dalam wilayah Kabupaten Aceh Tamiang pada Tahun Anggaran 2026.

“Kami berharap revitalisasi ini tidak hanya menghadirkan bangunan yang lebih baik, tetapi juga mampu meningkatkan semangat belajar anak-anak serta mutu pendidikan usia dini di Aceh Tamiang. Target kami, seluruh pekerjaan selesai tepat waktu dan dapat segera dimanfaatkan sepenuhnya.”

Revitalisasi sekolah bukan sekadar membangun gedung yang lebih baik, melainkan investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia.

Ketika ruang belajar menjadi lebih nyaman, aman, dan ramah anak, proses pendidikan memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh optimal.

Bagi masyarakat Kampung Kuala Peunaga, kehadiran wajah baru TK Anak Pantai menjadi simbol harapan bahwa pembangunan pendidikan dimulai dari fondasi paling dasar [memberikan ruang belajar yang layak bagi generasi penerus bangsa].

Ralat dari Kepala Sekolah : ada kesalahan dalam memasukan data dan foto, Rp308.053.000,- [salah] yang benar Rp380.053.000,-

Demikian berita ini kami ralat, agar tidak terjadi salah faham dalam mengartikannya. Kesalahan angka terjadi saat mencetak bo plank [Papan Nama Kegiatan] di percetakan.

Kami mohon maaf atas kesalahan ini.

Terima kasih

FITRIANI, SP.d

No More Posts Available.

No more pages to load.