PIDIE JAYA, FR – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra terbaik asal Gampong Ujong Kareung, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang. Tgk. Umar Mahardika, santri Dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng, Kabupaten Pidie Jaya, berhasil meraih peringkat ketiga pada jenjang Muadalah Tsanawiyah Kelas 2D Tahun Ajaran 1447–1448 Hijriah/2026–2027 Masehi.
Capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga, masyarakat Kota Sabang, sekaligus dunia pendidikan Islam di Aceh.
Tgk. Umar Mahardika lahir di Sigli pada 28 Mei 2010. Ia merupakan putra dari pasangan almarhum Muslim dan Fatimah, serta adik kandung Tgk. Muchtar Andhika yang saat ini mengemban amanah sebagai Imam Masjid Al-Falah Gampong Ujong Kareung, Kota Sabang.
Sejak kecil, Umar dikenal sebagai pribadi yang tekun, disiplin, dan memiliki semangat tinggi dalam menuntut ilmu agama. Pendidikan keagamaannya dimulai di Balai Pengajian Gampong Ujong Kareung di bawah bimbingan Tgk. Muhammad Ibrahim Sury. Setelah itu, ia menempuh pendidikan formal di MIS Ujong Kareung sebelum melanjutkan pendidikan ke Dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng, salah satu dayah terkemuka di Aceh.
Dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng didirikan oleh ulama kharismatik Abu H. Usman Ali atau Abu Kuta Krueng. Saat ini, lembaga pendidikan Islam tersebut dipimpin oleh Abiya Dr. H. Anwar Usman, S.Pd.I., M.M., yang terus melanjutkan tradisi pendidikan Islam dengan menitikberatkan pada kualitas akademik serta pembinaan akhlak para santri.
Umar resmi menjadi santri di dayah tersebut pada 8 Juli 2023. Pada tahun pertama, ia menempati kelas Tajhizi D dan Kelas 1D di bawah bimbingan Tgk. Muhammad Razi dari Matang Glumpang Dua. Setelah melalui proses pembelajaran selama dua tahun, ia melanjutkan ke Kelas 2D Muadalah Tsanawiyah dengan tetap berada di bawah bimbingan guru yang sama.
Berkat kerja keras, kedisiplinan, dan kesungguhan dalam belajar, Umar berhasil meraih peringkat ketiga berdasarkan akumulasi nilai semester ganjil dan genap. Atas prestasi tersebut, pihak Dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng menganugerahkan Piagam Penghargaan yang diserahkan pada 1 Juli 2026 sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademiknya.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa ketekunan, doa, dan semangat belajar mampu mengantarkan seorang santri meraih hasil terbaik, meski harus bersaing dengan ratusan santri dari berbagai daerah di Aceh.
Keberhasilan Tgk. Umar Mahardika tidak hanya mengharumkan nama keluarga, tetapi juga membawa kebanggaan bagi Gampong Ujong Kareung dan Kota Sabang. Capaian tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Aceh untuk terus menuntut ilmu, menjaga akhlak mulia, serta memberikan kontribusi positif bagi agama, masyarakat, bangsa, dan negara.
Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan ilmu, memberikan kemudahan dalam setiap langkahnya, serta menjadikan Tgk. Umar Mahardika sebagai generasi ulama yang istiqamah, berilmu, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi umat. (*)







