Banda Aceh, FR – Kota Najaf, Irak, dipadati lautan manusia pada Rabu (8/7) ketika prosesi pemakaman pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, digelar dengan pengawalan ketat dan suasana penuh duka.
Dilansir Al Jazeera, jutaan pelayat memadati jalan-jalan utama di kota suci tersebut untuk memberikan penghormatan terakhir kepada tokoh yang selama puluhan tahun menjadi figur sentral dalam politik dan keagamaan Iran.
Pasukan Mobilisasi Populer Irak (Popular Mobilization Forces/PMF) atau Hashd al-Shaabi mengklaim lebih dari 2,3 juta orang mengikuti iring-iringan pemakaman. Jumlah tersebut disebut terus bertambah seiring berdatangannya pelayat dari berbagai wilayah Irak.
Dalam pernyataan yang disiarkan media pemerintah Iran, IRIB, PMF menyebut prosesi berlangsung tertib dengan pengamanan yang diperketat. Ribuan anggota keamanan disiagakan untuk mengawal jalannya upacara pemakaman dan mengatur arus massa yang memadati kawasan Najaf.
Prosesi tersebut menjadi salah satu peristiwa dengan jumlah pelayat terbesar di kawasan dalam beberapa tahun terakhir. Ribuan bendera Iran dan Irak tampak berkibar di sepanjang rute iring-iringan, sementara para pelayat melantunkan doa serta penghormatan terakhir bagi Ayatollah Ali Khamenei.
Najaf dipilih sebagai lokasi prosesi karena memiliki nilai historis dan religius yang sangat penting bagi umat Muslim Syiah. Kota ini juga menjadi tujuan ziarah jutaan umat dari berbagai negara setiap tahunnya. R






