BANDA ACEH, FR – Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana memimpin langsung pemeriksaan internal terhadap personel sebagai upaya memperkuat pengawasan dan mencegah penyalahgunaan narkoba serta keterlibatan dalam aktivitas judi online.
Kegiatan yang berlangsung usai apel pagi di halaman Mapolresta Banda Aceh, Selasa (21/7/2026), meliputi tes urine secara acak, pemeriksaan telepon genggam personel, pengecekan kelengkapan perorangan, serta pemeriksaan senjata api dinas yang dipinjamkan kepada anggota. Pemeriksaan dilakukan bersama para pejabat utama Polresta Banda Aceh.
Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari pengawasan dan pengendalian internal guna memastikan seluruh personel tetap menjaga disiplin, integritas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
“Hari ini kami melaksanakan pengecekan kelengkapan perorangan, senjata api dinas yang dipinjam pakaikan kepada personel, tes urine secara acak, serta pemeriksaan telepon genggam untuk mendeteksi apakah ada personel yang terlibat aktivitas judi online,” ujar Andi Kirana.
Ia menegaskan, Polresta Banda Aceh tidak akan mentolerir setiap bentuk pelanggaran yang dilakukan anggotanya.
“Apabila ditemukan personel yang mengonsumsi narkoba, akan kami tindak tegas. Begitu juga jika ditemukan jejak digital yang mengindikasikan keterlibatan dalam judi online di telepon genggam personel, akan diberikan tindakan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Kombes Andi menambahkan, Polresta Banda Aceh berkomitmen mewujudkan institusi Polri yang profesional, transparan, dan berintegritas. Karena itu, seluruh personel diingatkan untuk menjauhi narkoba maupun judi online yang dapat merusak masa depan, keluarga, dan citra institusi.
“Jauhi narkoba dan judi online. Tetap semangat dalam bertugas, serta jaga profesionalisme dan integritas,” pesannya.
Menurutnya, setiap anggota Polri harus mampu menjadi teladan bagi masyarakat dengan menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum maupun perilaku yang dapat mencoreng nama baik institusi.
“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kedisiplinan dan rasa tanggung jawab personel serta mencegah pelanggaran sejak dini. Pengawasan internal akan terus dilakukan demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” pungkasnya. (*)








