JAKARTA, FR – Musyawarah Nasional (Munas) III Pro Jurnalis Media Siber (PJS) resmi digelar di The Acacia Hotel, Jakarta, Selasa (21/7/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 23 Juli 2026 ini mengusung empat agenda utama, yakni Munas III PJS, Seminar Nasional, PJS Awards 2026, serta Pelantikan Pengurus PJS se-Indonesia.
Forum tertinggi organisasi tersebut diikuti pengurus dan delegasi dari berbagai provinsi untuk membahas arah organisasi sekaligus memilih Ketua Umum PJS periode mendatang.
Sidang Munas dipimpin oleh Eko Puguh, Mahmud Marhaba, dan Bahara Jati. Agenda yang dibahas meliputi laporan pertanggungjawaban pengurus, penyusunan program kerja, rekomendasi organisasi, hingga proses pemilihan Ketua Umum. Seluruh rangkaian sidang berlangsung tertib, demokratis, dan penuh semangat kebersamaan.
Hingga berakhirnya tahapan penjaringan bakal calon Ketua Umum, tidak ada satu pun nama lain yang diusulkan peserta. Dukungan dari berbagai daerah pun mengerucut kepada Mahmud Marhaba untuk kembali memimpin PJS pada periode berikutnya.
Perwakilan DPC PJS Pidie, Aceh, Tasbir, menilai Mahmud Marhaba berhasil menjaga soliditas organisasi sekaligus mendorong perkembangan PJS di berbagai daerah.
“Kami dari DPC Pidie memandang Bapak Mahmud Marhaba sangat layak memimpin kembali PJS pada periode berikutnya. Kepemimpinannya telah membawa organisasi ini berkembang pesat, semakin solid, dan memiliki arah perjuangan yang jelas. Karena itu, kami memberikan dukungan penuh kepada beliau,” ujar Tasbir.
Dukungan serupa juga disampaikan sejumlah peserta Munas yang berharap kepemimpinan Mahmud Marhaba berlanjut agar berbagai program strategis yang telah berjalan tidak terputus, khususnya penguatan organisasi, peningkatan kompetensi wartawan media siber, serta perluasan kepengurusan PJS di seluruh Indonesia.
Kesepahaman tersebut semakin menguat ketika Ketua DPD PJS Aceh, Isa Alima, menyampaikan pandangan peserta dari podium sidang Munas. Mantan anggota DPRK itu menilai PJS masih membutuhkan pemimpin yang memiliki pengalaman, komitmen, dan visi yang jelas untuk mewujudkan target besar organisasi.
“Saya mengajak seluruh peserta Munas untuk kembali memberikan mandat kepada Bapak Mahmud Marhaba. Perjuangan kita belum selesai. Target besar kita adalah menjadikan PJS sebagai organisasi yang terdaftar di Dewan Pers. Dengan status itu, organisasi akan semakin kuat dalam memperjuangkan hak-hak wartawan serta memberikan perlindungan kepada teman-teman jurnalis saat menjalankan tugas jurnalistik di lapangan,” kata Isa Alima.
Menurut Isa, pengakuan sebagai konstituen Dewan Pers bukan sekadar menjadi kebanggaan organisasi, tetapi juga akan memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota PJS, terutama dalam memperkuat profesionalisme dan perlindungan hukum bagi wartawan.
“Karena itu saya mengajak seluruh peserta untuk tetap solid, menjaga persatuan, dan kembali memberikan kepercayaan kepada Bapak Mahmud Marhaba. Mari kita tuntaskan perjuangan ini bersama hingga PJS menjadi organisasi yang diakui Dewan Pers dan semakin memberikan manfaat bagi seluruh wartawan media siber di Indonesia,” tutupnya, yang disambut tepuk tangan meriah peserta Munas III PJS. (Ril)







