Sabang, FR – Bunda PAUD Kota Sabang, Nuri Farisal, mendorong para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk menerapkan pembelajaran mendalam (deep learning) guna menciptakan proses belajar yang lebih bermakna, aktif, dan berpusat pada anak.
Hal tersebut disampaikan Nuri saat membuka Pelatihan Pembelajaran Mendalam bagi Guru PAUD Jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kota Sabang Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sabang, Selasa (4/8/2026).
Dalam sambutannya, Nuri mengapresiasi inisiatif Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sabang yang menggelar pelatihan tersebut sebagai bagian dari pelaksanaan program kerja Bunda PAUD Kota Sabang di bidang peningkatan kualitas proses pembelajaran PAUD.
Menurutnya, pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kompetensi para pendidik, khususnya dalam memahami tumbuh kembang anak pada masa golden age, memperkuat peran PAUD dalam pembentukan karakter, serta mengimplementasikan layanan PAUD Holistik Integratif.
“Pelatihan ini merupakan langkah yang tepat untuk memperkuat kompetensi guru PAUD agar mampu menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak,” ujar Nuri.
Ia menegaskan, penerapan pembelajaran mendalam sejak usia dini memiliki peran penting dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kemampuan komputasional, serta pemahaman konsep secara nyata pada anak. Pendekatan tersebut juga mendukung terwujudnya layanan PAUD Holistik Integratif yang memberikan stimulasi menyeluruh terhadap aspek perkembangan anak.
Selain itu, pembelajaran mendalam dinilai sejalan dengan program wajib belajar 13 tahun yang mencakup satu tahun pendidikan prasekolah sebagai fondasi awal dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas.
“Kami berharap hasil pelatihan ini dapat diterapkan di masing-masing satuan pendidikan sehingga memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pembelajaran anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” tambahnya.
Pelatihan yang berlangsung pada 4–7 Agustus 2026 ini diikuti oleh unsur satuan pendidikan, pendidik, tenaga kependidikan, serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan. Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Bunda PAUD Kota Sabang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sabang, perangkat daerah terkait, serta mitra pendidikan dalam upaya meningkatkan mutu layanan pendidikan anak usia dini di Kota Sabang. (**)








