BANDA ACEH, FR – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53, Bank Aceh kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui kegiatan donor darah yang digelar serentak di seluruh jaringan kantor Bank Aceh di Aceh dan Sumatera Utara.
Mengusung tema “Kuatkan Amanah, Tumbuhkan Berkah”, kegiatan donor darah menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-53 Bank Aceh sekaligus wujud nyata kepedulian sosial insan Bank Aceh terhadap sesama.
Kegiatan kemanusiaan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) di masing-masing kabupaten/kota. Kolaborasi ini memastikan proses donor darah, mulai dari pemeriksaan kesehatan pendonor hingga pengumpulan dan penanganan darah, berjalan sesuai ketentuan dan standar yang berlaku.
Dari kegiatan yang dilaksanakan di 26 kantor cabang, Bank Aceh berhasil mengumpulkan 1.648 kantong darah. Jumlah tersebut berasal dari partisipasi jajaran manajemen, pegawai, masyarakat, serta mitra Bank Aceh.
Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan Bank Aceh, PMI di berbagai kabupaten/kota, serta seluruh pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Donor darah merupakan bentuk kepedulian yang sederhana, namun memiliki manfaat yang sangat besar bagi masyarakat. Setiap kantong darah yang disumbangkan dapat menjadi harapan bagi mereka yang membutuhkan. Karena itu, kami menyampaikan terima kasih kepada PMI di masing-masing daerah yang telah berkolaborasi dan mendukung pelaksanaan kegiatan ini,” ujar Fadhil.
Menurutnya, kolaborasi dengan PMI menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan donor darah memberikan manfaat optimal, khususnya dalam mendukung ketersediaan stok darah yang dibutuhkan rumah sakit maupun masyarakat.
“Semangat berbagi dan memberikan manfaat bagi masyarakat sejalan dengan tema HUT ke-53 Bank Aceh, ‘Kuatkan Amanah, Tumbuhkan Berkah’. Tema tersebut tidak hanya menjadi slogan perayaan ulang tahun, tetapi juga menjadi semangat bagi seluruh insan Bank Aceh untuk terus menghadirkan kontribusi positif bagi masyarakat dan daerah,” katanya.
Fadhil menambahkan, memasuki usia ke-53, Bank Aceh ingin terus tumbuh bukan hanya dari sisi kinerja bisnis, tetapi juga semakin kuat dalam menjalankan tanggung jawab sosial.
“Di usia ke-53, kami ingin Bank Aceh terus tumbuh tidak hanya dari sisi kinerja bisnis, tetapi juga semakin kuat dalam menjalankan tanggung jawab sosial. Kegiatan donor darah ini merupakan salah satu bentuk nyata bahwa keberadaan Bank Aceh harus memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat,” ujarnya.
Pelaksanaan donor darah secara serentak di berbagai jaringan kantor Bank Aceh juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan kepedulian di lingkungan perusahaan. Partisipasi seluruh jaringan kantor menunjukkan bahwa semangat kemanusiaan tidak hanya terpusat di Kantor Pusat, tetapi bergerak bersama di seluruh wilayah operasional Bank Aceh.
Sinergi dengan PMI di masing-masing kabupaten/kota turut memperkuat hubungan Bank Aceh dengan lembaga kemanusiaan dalam mendukung kebutuhan darah di daerah. Darah yang terkumpul selanjutnya diharapkan dapat membantu pasien yang membutuhkan transfusi melalui rumah sakit maupun layanan PMI.
Bank Aceh berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT, tetapi juga mampu mendorong masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai salah satu bentuk kepedulian dan budaya berbagi.
Peringatan HUT ke-53 juga menjadi momentum bagi Bank Aceh untuk merefleksikan perjalanan perusahaan dalam memberikan pelayanan serta kontribusi terhadap pembangunan Aceh. Bank Aceh menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran sebagai bank kebanggaan masyarakat Aceh serta tumbuh bersama masyarakat dan daerah.
Sebanyak 1.648 kantong darah yang berhasil dikumpulkan menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan, kolaborasi, dan kepedulian dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui sinergi Bank Aceh bersama PMI di berbagai kabupaten/kota, setiap tetes darah yang disumbangkan diharapkan menjadi harapan bagi mereka yang membutuhkan. (Red)







