BANDA ACEH, FR — Satu unit Toyota Fortuner BL 1246 NK terbakar saat terjebak kemacetan di Jalan Residence Danubroto, Gampong Geuce Kayee Jato, Kecamatan Banda Raya, Kota Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026) malam.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kebakaran diduga terjadi setelah kendaraan sempat mengalami mati mesin ketika melintas di kawasan itu.
Peristiwa tersebut dibenarkan Plt. Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho melalui Kapolsek Banda Raya AKP Maulidin.
“Benar, tadi mobil jenis Toyota Fortuner BL 1246 NK terbakar di Jalan Residence Danubroto di tengah kemacetan. Saat pemilik mobil menyalakan kembali kendaraannya, tiba-tiba keluar api dari bagian mesin sehingga mobil tersebut terbakar,” kata AKP Maulidin saat dikonfirmasi.
Menurut keterangan pemilik kendaraan, Edwar Nour Rifza (52), peristiwa terjadi sekitar pukul 20.45 WIB. Saat itu, ia bersama anaknya mengendarai mobil tersebut dari arah Lamlagang.
Setibanya di kawasan turunan setelah Jembatan Geuce Kayee Jato, kendaraan tiba-tiba mati di tengah kemacetan. Edwar kemudian mencoba menyalakan kembali mesin mobil.
Namun, sesaat setelah mesin menyala, muncul percikan api dari bagian kiri ruang mesin. Melihat api mulai membesar, Edwar bersama anaknya segera keluar dari kendaraan untuk menyelamatkan diri.
Warga di sekitar lokasi turut berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, upaya tersebut belum mampu menghentikan kobaran api.
Seorang personel Polsek Banda Raya yang kebetulan melintas dan melihat kejadian tersebut kemudian segera menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan.
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dan berhasil menjinakkan api sekitar pukul 21.15 WIB.
“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.15 WIB oleh petugas pemadam kebakaran,” ujar Maulidin.
Berdasarkan pemeriksaan awal, sumber api diduga berasal dari baterai kendaraan yang kemudian menyambar ke bagian pompa minyak.
Akibat kebakaran tersebut, Toyota Fortuner mengalami kerusakan. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp150 juta.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” pungkas Maulidin.








