Banda Aceh, FR – Penutupan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh bekerja sama dengan Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) Pikiran Rakyat berlangsung interaktif. Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Dr. Musriadi, S.Pd., M.Pd., melemparkan sejumlah pertanyaan kepada peserta dan menyiapkan hadiah bagi wartawan yang mampu menjawabnya.
Musriadi menutup rangkaian UKW yang berlangsung di Hotel Diana, Banda Aceh, Sabtu (29/8/2026). Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya peningkatan kompetensi wartawan untuk mewujudkan insan pers yang profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“Di sini kita mewujudkan wartawan yang kompeten, profesional, dan berintegritas,” kata Musriadi saat menutup kegiatan UKW.
Menurut dia, wartawan harus memiliki kompetensi sesuai jenjang yang telah ditetapkan. Kompetensi tersebut menjadi fondasi penting dalam menjalankan tugas jurnalistik, terutama di tengah tuntutan masyarakat terhadap informasi yang akurat dan dapat dipercaya.
Musriadi menegaskan, profesionalitas wartawan tidak hanya diukur dari kemampuan menulis berita. Integritas harus menjadi bagian penting dalam setiap proses jurnalistik.
“Profesional itu adalah integritas,” tegasnya.
Ia mengatakan wartawan yang kompeten harus memahami serta menerapkan prinsip-prinsip dasar jurnalistik. Salah satunya dengan memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada publik telah melalui proses verifikasi dan konfirmasi.
“Wartawan yang kompeten harus mampu melakukan verifikasi, konfirmasi, dan menjaga independensi,” ujarnya.
Musriadi berharap UKW tidak sekadar menjadi sarana memperoleh sertifikat kompetensi. Menurutnya, kegiatan tersebut harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas dan profesionalitas wartawan dalam menjalankan tugasnya.
“Kompetensi yang diperoleh harus diterapkan dalam menjalankan tugas jurnalistik secara profesional dan bertanggung jawab,” katanya.






