UKW SPS Aceh-LUKW Pikiran Rakyat Ditutup, 23 Kompeten

oleh
oleh

BANDA ACEH, FR  – Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Dr. Musriadi, S.Pd., M.Pd., memberikan hadiah kepada wartawan yang mampu menjawab pertanyaan seputar Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

Hadiah tersebut diberikan Musriadi saat menyampaikan sambutan pada penutupan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh bekerja sama dengan Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) Pikiran Rakyat di Hotel Diana, Banda Aceh, Sabtu (29/8/2026).

Dalam kesempatan itu, Musriadi juga menyampaikan apresiasi terhadap profesi wartawan yang dinilainya sebagai pekerjaan mulia. Karena itu, ia mengingatkan wartawan agar senantiasa menjaga integritas dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Karena profesi wartawan mulia, maka para wartawan harus berintegritas,” kata Musriadi.

Ia juga mengutip tagline UKW-PR, yakni “Pers yang Kompeten, Profesional dan Berintegritas.”

Menurut Musriadi, kompetensi merupakan fondasi penting bagi wartawan dalam menjalankan tugasnya. Setiap wartawan, kata dia, harus memiliki kompetensi sesuai jenjang yang telah ditetapkan agar mampu memenuhi tuntutan masyarakat terhadap pemberitaan yang akurat, berimbang, dan dapat dipercaya.

Sebelumnya, salah seorang penguji UKW-PR, Ramlan, mengumumkan hasil uji kompetensi. Dari 28 peserta yang mengikuti ujian pada jenjang Muda, Madya, dan Utama, sebanyak lima peserta dinyatakan belum berkompeten.

Dengan demikian, sebanyak 23 peserta atau sekitar 83 persen dinyatakan kompeten.

Teladani Empat Sifat Rasulullah

Selain Musriadi, Ketua SPS Aceh Muktarruddin dan Koordinator Tim Penguji UKW-PR, Refa Riana, turut memberikan sambutan pada acara penutupan tersebut.

Muktarruddin menekankan pentingnya pemahaman terhadap UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan KEJ, tidak hanya secara teori tetapi juga dalam praktik jurnalistik sehari-hari.

CEO Media Aceh tersebut mengajak insan pers untuk menjadikan empat sifat Rasulullah Muhammad SAW sebagai teladan dalam menjalankan profesi, yakni Siddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathanah.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut relevan dengan prinsip profesionalisme dan integritas yang harus dimiliki seorang wartawan.

Sementara itu, Refa Riana memberikan apresiasi terhadap SPS Aceh yang dinilai berhasil menyelenggarakan UKW-PR dengan baik.

Ia bahkan menilai pelaksanaan UKW di bawah kepemimpinan Muktarruddin menunjukkan kinerja yang sangat baik dan menyebut SPS Aceh sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia.

No More Posts Available.

No more pages to load.