SEMARANG, FR – Ketua Kafilah Aceh yang juga Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Dr. Misran Fuadi, S.Ag., M.AP., memantau langsung penampilan 13 peserta Kafilah Aceh pada hari pertama Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026, Minggu (13/9/2026).
Misran mengunjungi sejumlah venue perlombaan untuk memastikan kesiapan para peserta sekaligus memberikan dukungan dan motivasi sebelum maupun saat mereka tampil di arena masing-masing.
“Hari ini 13 orang peserta kita tampil. Kita berikan semangat dan motivasi agar mereka tampil maksimal, tenang, dan mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya,” kata Misran.
Dalam kunjungannya, Misran juga berkomunikasi dengan para pelatih dan official. Ia berpesan kepada peserta agar tetap fokus dan tidak terbebani dengan target hasil ketika berada di arena perlombaan.
“Yang paling penting anak-anak kita fokus dan tampil dengan kemampuan terbaik. Hasil kita serahkan kepada Allah,” ujarnya.
Sebanyak 13 peserta Kafilah Aceh yang tampil pada hari pertama berasal dari berbagai cabang perlombaan.
Pada cabang Naskah, Aceh diwakili Raihan dan Khalid, sedangkan Mayra dan Ahyar tampil pada cabang Kontemporer.
Selanjutnya, Fatasruri tampil pada cabang KTIQ, Mauliza pada Tafsir Bahasa Indonesia, dan Ahmad Saad pada Tafsir Bahasa Inggris.
Pada cabang hafalan, Raisya tampil pada Tahfiz 30 Juz, sementara Al Fauzan mengikuti Tahfiz 1 Juz. Zammil tampil pada cabang Murattal Remaja, sedangkan Tanthawi mengikuti cabang Tunet Putra.
Sementara itu, Fathiyya tampil pada cabang Tilawah Remaja. Barlian menjadi peserta terakhir dari Aceh yang dijadwalkan tampil pada hari pertama, yakni pada cabang Tilawah Dewasa.
Rangkaian penampilan 13 peserta tersebut berlangsung sejak pagi hingga malam hari di sejumlah venue MTQ Nasional XXXI yang tersebar di Kota Semarang.
Misran berharap seluruh peserta mampu menjaga konsentrasi dan tampil optimal setelah melalui proses pembinaan serta persiapan yang panjang.
“Yang penting tampil maksimal, tenang, dan percaya diri. Semoga Allah memberikan hasil terbaik untuk Kafilah Aceh,” pungkas Misran. Adv






