SABANG, FR – Wisatawan asal Malaysia, Ho Wee Han (49), yang diduga hilang saat melakukan penyelaman (diving) di kawasan wisata Gampong Iboih, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang, hingga Minggu (13/9/2026) belum ditemukan.
Ho Wee Han dilaporkan hilang saat melakukan aktivitas diving bersama tiga rekannya pada Jumat (11/9/2026) siang. Dalam kegiatan tersebut, mereka didampingi seorang pemandu selam, Ulayya Firmansyah.
Ulayya mengatakan, dirinya sempat melihat seluruh anggota rombongan ketika berada di bawah laut. Namun, sekitar dua hingga tiga menit kemudian, saat menoleh ke belakang, salah satu penyelam sudah tidak terlihat.
“Saya sendiri ikut bersama-sama dengan mereka. Saat di bawah laut, saya masih melihat mereka. Setelah sekitar dua sampai tiga menit, saya menoleh ke belakang dan salah satu dari mereka sudah tidak terlihat,” ungkap Ulayya.
Menurut Ulayya, pihaknya sempat menduga korban naik ke permukaan secara mandiri atau mengikuti penyelam lain yang berada di sekitar lokasi.
“Kami kemudian menanyakan kepada penyelam lainnya, tetapi tidak ada yang mengetahui keberadaan korban,” ujarnya.
Pencarian awal dilakukan oleh rekan-rekan sesama penyelam, buddy, dan tour guide di sekitar lokasi kejadian. Upaya tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan tim gabungan dari Polri, Basarnas, Panglima Laot Iboih, pemandu selam, serta masyarakat setempat.
Tim menyisir titik terakhir korban terlihat serta sejumlah area yang diperkirakan menjadi arah pergerakan korban dengan mempertimbangkan kondisi arus bawah laut.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, Ho Wee Han tiba di Sabang pada Selasa (8/9/2026). Korban sebelumnya menginap di Rubiah Resort, kemudian pindah ke penginapan Iboih Dive Center.
Korban diketahui berencana kembali ke Malaysia pada Senin (14/9/2026).
Keluarga korban juga telah datang dari Malaysia untuk membantu dan mendukung proses pencarian yang dilakukan tim gabungan.
Sementara itu, aktivitas melaut pada Jumat disebut memiliki ketentuan adat yang disepakati nelayan setempat. Namun, aktivitas wisata bahari bagi wisatawan diperbolehkan setelah pelaksanaan salat Jumat.
Hingga kini, proses pencarian terhadap Ho Wee Han masih terus dilakukan oleh tim gabungan bersama masyarakat dan komunitas penyelam di kawasan Iboih.








