ACEH SELATAN, FR — Edi Anto (42), nelayan asal Dusun Darul Madyan, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Meukek, Aceh Selatan, ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan hilang sejak Rabu (16/9/2026). Korban ditemukan pada Jumat (18/9/2026), sekitar 12 mil laut dari bibir pantai Meukek, perairan Samudera Hindia.
Tim gabungan yang melakukan pencarian langsung mengevakuasi jenazah korban menuju posko pencarian di Desa Keude Meukek. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga.
Batituud Koramil 03/Meukek, Peltu Adri Rahdian, mengatakan korban ditemukan setelah tim gabungan melakukan penyisiran selama beberapa jam pada Jumat.
“Setelah dilakukan pencarian selama dua hari, korban akhirnya berhasil ditemukan,” kata Adri.
Saat ditemukan, Edi sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Lokasi penemuan berada sekitar 12 mil laut dari bibir pantai Meukek, di wilayah perairan Samudera Hindia.
Pencarian dilakukan sejak korban dilaporkan hilang pada Rabu (16/9). Tim menyisir sejumlah titik perairan Meukek, mulai dari lokasi awal korban dilaporkan hilang hingga ke wilayah perairan Samudera Hindia.
Operasi pencarian melibatkan personel TNI, Polri, Basarnas, BPBD, serta nelayan setempat.
Adri menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian selama dua hari.
“Kami turut berduka cita atas musibah ini dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan,” ujarnya.








