Dek Fadh Perkuat Koordinasi Forkopimda Hadapi Tantangan Aceh

oleh
oleh

BANDA ACEH, FR — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fadh menggelar pertemuan rutin bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh, Jumat (25/9/2026). Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Wakil Gubernur Aceh.

Pertemuan diawali makan siang bersama seusai salat Jumat. Setelah itu, para unsur Forkopimda melanjutkan pertemuan dan silaturahmi di ruang kerja Wakil Gubernur Aceh.

Dalam suasana akrab, pertemuan membahas berbagai perkembangan dan situasi terkini di Aceh. Forum tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi antarlembaga dalam menghadapi berbagai dinamika dan tantangan daerah ke depan.

Pertemuan dihadiri Ketua DPRA Zulfadhli atau Abang Samalanga, Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, Kabinda Aceh Brigjen TNI Andrie Pitriko Mulia, Ketua Pengadilan Tinggi Aceh Dr. Sutio Jumagi Akhiro, Danlanud Sultan Iskandar Muda Kol. Pnb Suryo Anggoro, Anggota DPRA Aiyub Bin Abbas, Danlanal Sabang Kol. Laut (P) Sadimi, serta Plt. Sekda Aceh Taufik.

Sejumlah Asisten Pemerintah Aceh dan kepala SKPA terkait juga turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Dek Fadh mengatakan komunikasi dan silaturahmi antarpimpinan daerah perlu terus diperkuat untuk menjaga kebersamaan dalam membangun Aceh.

“Kita ingin Aceh ke depan tetap aman, damai dan kondusif. Semua pihak harus terus menjaga komunikasi, memperkuat koordinasi dan bersama-sama mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang ada. Kalau kita kompak, insyaAllah banyak hal yang bisa kita selesaikan bersama untuk kepentingan masyarakat Aceh,” ujar Dek Fadh.

Menurut dia, pembangunan Aceh tidak hanya membutuhkan kerja pemerintah, tetapi juga dukungan dan sinergi seluruh unsur pimpinan daerah serta masyarakat.

Karena itu, kata dia, pertemuan rutin Forkopimda menjadi bagian penting untuk menyamakan langkah sekaligus menjaga stabilitas daerah.

Dek Fadh berharap semangat kebersamaan dan kekompakan Forkopimda Aceh terus terjaga. Dengan demikian, berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik.

“Yang paling penting, kita jaga Aceh bersama-sama. Kita punya tanggung jawab yang sama untuk memastikan Aceh terus bergerak maju dan masyarakat merasakan manfaat dari pembangunan,” katanya. []

No More Posts Available.

No more pages to load.