Afdhal Khalilullah Dorong Pemuda Banda Aceh Jadi Pelopor Perubahan

oleh

Forumrakyat.co.id |Banda Aceh – Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, mendorong generasi muda untuk tampil sebagai pelopor perubahan dan ikut mengambil peran dalam pembangunan daerah. Pemuda dinilai tidak cukup hanya menjadi penonton, tetapi harus mampu menghadirkan gagasan, inovasi, serta karya yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Hal tersebut menjadi salah satu pesan penting dalam penobatan sembilan Pemuda Pelopor Kota Banda Aceh Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Amel Convention Hall, Jumat malam (30/10/2026).

Afdhal memandang penghargaan Pemuda Pelopor bukan sekadar bentuk apresiasi pemerintah kepada anak muda berprestasi. Lebih dari itu, ajang tersebut menjadi momentum untuk mendorong lahirnya generasi yang berani berinovasi, memiliki kepedulian sosial, serta mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan di lingkungan sekitarnya.

Menurutnya, potensi generasi muda Banda Aceh harus terus dikembangkan. Anak muda memiliki energi, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi yang dapat menjadi kekuatan penting dalam mendorong kemajuan kota.

Karena itu, karya dan inovasi para pemuda diharapkan tidak berhenti setelah menerima penghargaan. Mereka perlu terus mengembangkan gagasan, memperluas kolaborasi, serta memastikan manfaat karya dapat dirasakan oleh masyarakat secara berkelanjutan.

“Pemuda harus berani mengambil peran. Jangan hanya menjadi penonton perubahan, tetapi jadilah bagian yang menciptakan perubahan,” demikian pesan yang dapat menjadi penekanan dalam perspektif kepemudaan Afdhal.

Dalam ajang Pemuda Pelopor Kota Banda Aceh 2026 tersebut, sembilan pemenang ditetapkan dari tiga bidang kepeloporan.

Pada bidang Agama, Sosial dan Budaya, Juara I diraih Haifa Ghalda, Juara II M. Geubry Al Fattah Budia, dan Juara III MJ Thabari.

Kemudian bidang Pendidikan dan Inovasi Teknologi, Juara I diraih Ayu Wahyuni, Juara II Irfan Rahmad Ghafar, serta Juara III Ika Putri Maulidza.

Sementara bidang Pangan, Sumber Daya Alam, Lingkungan dan Pariwisata, Juara I diraih Nur Rafiqa, Juara II Zahlul Nugraha, dan Juara III Sagti Aprilian.

Masing-masing pemenang mendapatkan piagam penghargaan, pin Pemuda Pelopor, serta uang pembinaan.

Kepala Dispora Kota Banda Aceh, Reza Kamilin, menjelaskan bahwa pemilihan tersebut bertujuan menjaring dan memberikan apresiasi kepada pemuda yang memiliki gagasan, karya, inovasi, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.

Dari 25 peserta yang mendaftar, setelah melalui proses verifikasi terpilih 13 finalis. Mereka kemudian mengikuti tahapan penjurian hingga akhirnya ditetapkan sembilan pemenang.

Proses penilaian dimulai sejak awal Oktober 2026 dengan mempertimbangkan sejumlah aspek, mulai dari administrasi, kapasitas, integritas, rekam jejak kepeloporan, implementasi karya, kebermanfaatan, keberlanjutan, hingga dampak nyata bagi masyarakat.

Reza berharap para pemenang dapat melanjutkan kompetisi ke tingkat provinsi hingga nasional dan mengharumkan nama Kota Banda Aceh.

Ajang tersebut turut dihadiri Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Banda Aceh, Kepala Dispora Kabupaten Simeulue, Ketua KNPI Kota Banda Aceh, dewan juri, serta orang tua para finalis.

No More Posts Available.

No more pages to load.