Pemkot Banda Aceh Dorong IDI Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kesehatan

oleh

forumrakyat.co.id | Banda Aceh – Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, B.Sc. (Hons)., M.T., mendorong Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Banda Aceh memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Afdhal saat membuka secara resmi pelantikan 85 pengurus IDI Cabang Banda Aceh masa bakti 2026–2029 di Aula Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Aceh, Sabtu (31/10/2026).

Menurutnya, organisasi profesi dokter memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan. Karena itu, sinergi antara IDI dan pemerintah daerah perlu terus diperkuat guna menghadirkan pelayanan medis yang profesional, berkualitas, dan merata bagi masyarakat.

Pelantikan 85 pengurus tersebut dilakukan langsung oleh Ketua IDI Wilayah Aceh, Dr. dr. Muntadhar, Sp.B., Subsp.Ped.(K).

Kegiatan ini mengusung tema “Penguatan Peran dan Kolaborasi IDI dalam Transformasi Pelayanan Kesehatan Unggul Menuju Banda Aceh Sehat dan Bermartabat”.

Pemkot Banda Aceh berharap kepengurusan baru IDI dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik sekaligus meningkatkan kapasitas dan profesionalisme dokter dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, IDI diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan kesehatan, mulai dari peningkatan mutu pelayanan, penguatan fasilitas kesehatan, hingga pemerataan akses layanan medis.

Kolaborasi tersebut juga dinilai penting karena transformasi pelayanan kesehatan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk rumah sakit, puskesmas, perguruan tinggi, organisasi profesi, dan unsur pemerintahan.

Sejumlah pemangku kepentingan turut hadir dalam pelantikan tersebut. Di antaranya pimpinan RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUDZA), Rumah Sakit Jiwa Aceh, RSUD Meuraxa, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, para kepala puskesmas, Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala, para guru besar, ketua perhimpunan dokter spesialis, unsur Kodim, serta perwakilan organisasi profesi kesehatan lainnya.

Melalui kepengurusan periode 2026–2029, IDI Cabang Banda Aceh diharapkan semakin aktif mengambil bagian dalam transformasi sektor kesehatan dan memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah.

Pemkot Banda Aceh optimistis kolaborasi yang solid antara pemerintah dan organisasi profesi kesehatan dapat menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang unggul, berkualitas, dan berkelanjutan menuju Banda Aceh yang sehat dan bermartabat.

No More Posts Available.

No more pages to load.