forumrakyat.co.id | Banda Aceh – Pengembangan startup dan talenta digital di Aceh mendapat dorongan baru melalui integrasi Egg Geek dengan Garuda Spark Innovation Hub (GSIH). Kolaborasi ini diharapkan membuka lebih banyak peluang bagi startup lokal dan pelaku UMKM untuk berkembang hingga ke tingkat nasional maupun internasional.
Integrasi tersebut diumumkan dalam kegiatan Aceh Startup Day 2026 bertema “Satu Dekade Inovasi Aceh” yang digelar Egg Geek di Cafe Lampoh Distrik, Banda Aceh, Senin (2/11/2026). Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria.
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal yang diwakili Asisten Administrasi Umum, M. Nurdin, menyebut kehadiran Garuda Spark sebagai peluang strategis untuk memperkuat ekosistem ekonomi digital di Aceh.
Menurutnya, generasi muda Aceh memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi digital. Namun, potensi tersebut perlu didukung dengan peningkatan kompetensi, pendampingan, akses pasar, serta kolaborasi lintas sektor.
“Pengembangan startup membutuhkan dukungan pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan komunitas agar mampu berkembang serta bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kota Banda Aceh, Muhammad Zubir, mengapresiasi konsistensi Egg Geek selama satu dekade dalam membangun ekosistem bisnis digital dan mengembangkan talenta lokal sejak 2016.
Zubir berharap Aceh Startup Day tidak hanya menjadi ajang perayaan perjalanan inovasi, tetapi juga momentum untuk mengevaluasi capaian dan menyusun strategi pengembangan ekosistem digital ke depan.
Ia menegaskan, inovasi tidak boleh berhenti pada sebatas gagasan, kegiatan, atau prototipe. Lebih dari itu, inovasi harus mampu menghasilkan solusi nyata, menciptakan nilai ekonomi, membuka lapangan pekerjaan, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Melalui integrasi Egg Geek dengan Garuda Spark, kita berharap jejaring, pengalaman, dan peluang pengembangan startup di Aceh semakin terbuka,” ujarnya.
Zubir juga berharap momentum tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas ekosistem inovasi sekaligus memperkuat posisi Aceh dalam peta ekonomi digital Indonesia.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mendorong lahirnya lebih banyak startup inovatif, mempercepat digitalisasi UMKM, serta menjadikan generasi muda Aceh sebagai bagian penting dari pertumbuhan ekonomi digital nasional.







