Pemko Banda Aceh Usulkan Perbaikan 40 Titik Jalan ke Bappenas

oleh

forumrakyat.co.id | Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal meminta dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di Banda Aceh. Salah satu usulan yang disampaikan kepada Menteri PPN/Kepala Bappenas RI Rachmat Pambudy adalah perbaikan sekitar 40 titik ruas jalan yang membutuhkan penanganan.

Usulan tersebut disampaikan Illiza saat bertemu Menteri PPN/Kepala Bappenas RI Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S., bersama Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Ir Jalaluddin dan jajaran Pemerintah Kota Banda Aceh.

Dalam pertemuan itu, Illiza turut menyoroti kondisi sejumlah infrastruktur jalan yang dinilai belum mendapatkan penanganan pembangunan secara memadai sejak bencana tsunami. Ia berharap pemerintah pusat dapat memberikan dukungan melalui program pembangunan kembali yang disinergikan dengan pemerintah provinsi dan kota.

Illiza menegaskan, sekitar 40 titik ruas jalan yang diusulkan merupakan jalan kota, bukan jalan nasional. Meski demikian, keberadaan ruas-ruas tersebut sangat penting dalam menunjang aktivitas dan mobilitas masyarakat.

“Jalan-jalan ini sangat dibutuhkan masyarakat. Perbaikannya bukan hanya untuk memperlancar mobilitas, tetapi juga membuka akses ekonomi, mendukung kegiatan usaha, dan meningkatkan kenyamanan warga,” ujar Illiza.

Selain infrastruktur jalan, Illiza juga menyampaikan pentingnya perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan kawasan Kampung Jawa yang merupakan salah satu kawasan pesisir di Banda Aceh.

Menurutnya, kawasan tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai kawasan yang mampu memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus mendukung akses pariwisata dan meningkatkan daya tarik Banda Aceh sebagai ibu kota Provinsi Aceh.

Dalam kesempatan itu, Illiza juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Banda Aceh selama hampir dua tahun terakhir. Di antaranya penurunan tingkat kemiskinan serta pencapaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi secara nasional.

Pemerintah Kota Banda Aceh, lanjutnya, juga terus memperkuat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama akses terhadap air bersih, pendidikan, dan layanan kesehatan.

Illiza mengatakan pembangunan kota harus berjalan secara seimbang, tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga harus berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kota dinilai menjadi kunci agar berbagai kebutuhan pembangunan dapat direalisasikan secara bertahap dan berkelanjutan.

“Tugas kita adalah terus berikhtiar untuk Banda Aceh yang lebih baik. Selebihnya, biarlah Allah yang menilai setiap ikhtiar kita,” demikian pesan Illiza.

Melalui pertemuan tersebut, Pemko Banda Aceh berharap berbagai usulan strategis yang telah disampaikan mendapat perhatian dan dukungan Bappenas sehingga percepatan pembangunan infrastruktur, pemerataan akses, serta penguatan ekonomi masyarakat dapat terus diwujudkan.

No More Posts Available.

No more pages to load.