Danlanud El Tari Gelar Kejuaraan Panahan di Kupang, Cetak Atlet Muda NTT

oleh
oleh

KUPANG, FR – Komandan Lanud El Tari, Marsma TNI Somad, S.I.P., menggelar Kejuaraan Panahan pada 24-25 Oktober 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan dalam rangkaian HUT ke-81 TNI tersebut menjadi sarana pembinaan olahraga dan karakter generasi muda, sejalan dengan Asta Cita keempat Presiden Prabowo Subianto tentang penguatan sumber daya manusia dan prestasi olahraga.
‎
‎Kejuaraan tersebut berawal dari perhatian Danlanud terhadap potensi generasi muda NTT yang memiliki kemampuan fisik, bakat olahraga, dan kekayaan seni budaya, tetapi belum seluruhnya memperoleh ruang pengembangan yang memadai.
‎
‎“Saya melihat generasi muda NTT memiliki potensi besar dalam olahraga dan seni budaya. Ketahanan fisik mereka juga baik, kemungkinan karena tempaan alam. Namun, ruang untuk mengembangkan potensi tersebut masih terbatas,” ujar Somad.
‎
‎Untuk mewadahi potensi tersebut, Danlanud membentuk Puma Archery Club Lanud El Tari dengan pendekatan sosialisasi dan edukasi. Klub tersebut diarahkan untuk memperkenalkan olahraga panahan, menjaring bibit atlet, serta melatih disiplin, konsentrasi, dan konsistensi.
‎
‎“Kami ingin mengenalkan panahan sebagai pendekatan humanis TNI bersama rakyat, mencari atlet berbakat hingga tingkat internasional, sekaligus membentuk karakter yang bermanfaat dalam pendidikan dan kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
‎
‎Kejuaraan turut dihadiri Kapolda NTT Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, perwakilan Kodaeral Kolonel Marinir Rizal, Kadispora Kota Kupang Martin Girsang, Dansat Brimob Kombes Pol. Afrizal, serta Kapolresta Kupang Kombes Pol. Nelson.
‎
‎Somad menegaskan bahwa pengabdian TNI kepada masyarakat berlandaskan semangat memberikan manfaat bagi sesama, sebagaimana pesan hadis Khairunnas anfa’uhum linnas, yang berarti sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.
‎
‎Ia juga mengangkat pesan Al-Qur’an, Surah Al-Baqarah ayat 148, Fastabiqul khairat, yang mengajak manusia berlomba-lomba dalam kebaikan.
‎
‎“TNI kuat bersama rakyat, bermanfaat untuk rakyat, dan pada saatnya akan kembali menjadi rakyat,” tegas Somad.
‎
‎Sementara itu, Tenaga Profesional Lemhannas RI Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Caturida Meiwanto Doktoralina, Ph.D., mengapresiasi pembinaan generasi muda melalui olahraga sebagai bagian dari penguatan karakter dan ketahanan sosial budaya.
‎
‎Menurut Caturida, perkembangan teknologi digital perlu diimbangi dengan aktivitas fisik, interaksi sosial, kedisiplinan, dan kemampuan mengendalikan diri.
‎
‎“Generasi muda perlu menguasai teknologi sekaligus membangun karakter melalui latihan, disiplin, dan kerja keras. Kejuaraan panahan Lanud El Tari mempertemukan kedua kebutuhan tersebut melalui pembinaan yang melibatkan masyarakat,” ujarnya.
‎
‎Melalui Puma Archery Club dan kejuaraan panahan, Lanud El Tari menyediakan wadah pembinaan bagi generasi muda NTT sekaligus mempererat hubungan prajurit dengan masyarakat.
‎
‎Kegiatan tersebut mengusung semangat “TNI Bersama Rakyat, Membina Generasi Berprestasi Menuju Indonesia Maju.”
‎

No More Posts Available.

No more pages to load.