Gema Ketidakpuasan dari Wilayah Tengah, Wacana Provinsi ALA Kembali Menguat

oleh
oleh
Abrar Syarif, Sekretaris Forum Masyarakat Bersatu Tim Pemenangan Mualim - Dek Fad. Foto: Ist

Forumrakyat.co.id|Mendale – Suara kekecewaan dari wilayah tengah Aceh kembali menggema.

Abrar Syarif, Sekretaris Forum Masyarakat Bersatu Tim Pemenangan Mualim – Dek Fad, dengan tegas menyuarakan ketidakpuasan mereka terhadap perhatian yang minim dari pemerintah provinsi.

Meski wilayah tengah menjadi basis suara dominan bagi pasangan Mualim – Dek Fad dalam Pilgub lalu, realitas yang mereka hadapi hari ini justru bertolak belakang dengan ekspektasi.

“Dari dulu, kami tetap solid mendukung pemerintah Aceh, baik secara moril maupun materil. Tapi setelah pemilihan, jangankan bertemu, buat janji pun sulit. Apa yang sudah kami dapatkan hari ini?” ujar Abrar dalam pernyataan tertulisnya. Sabtu (29/03/2025).

Ketidakpuasan ini memunculkan kembali wacana pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA).

Menurut Abrar, perjuangan ini bukan sekadar gertakan politik, melainkan bagian dari aspirasi yang telah lama diperjuangkan oleh tokoh-tokoh wilayah tengah Aceh.

“Kami masih berharap pemerintah provinsi memberi ruang bagi orang-orang yang bisa mewakili aspirasi rakyat dari wilayah tengah. Tapi jika harapan ini tak terwujud, mungkin sudah saatnya kami memikirkan langkah yang lebih konkret untuk membangun daerah kami sendiri,” tambahnya.

Abrar juga menyoroti bagaimana Tim Pemenangan dari wilayah tengah terkesan hanya dijadikan pelengkap dalam struktur pemenangan Mualim – Dek Fad.

“Orang-orang di provinsi sudah lengkap, kami hanya tinggal menderitanya,” tegasnya dengan nada kecewa.

Isyarat ketidakpuasan ini menjadi alarm bagi pemerintahan Aceh di bawah kepemimpinan Mualim – Dek Fad.

Wilayah tengah, yang selama ini dianggap sebagai pendukung setia, kini mulai mempertanyakan posisi mereka dalam struktur kekuasaan.

Jika tuntutan mereka tak mendapat perhatian serius, bukan tidak mungkin dorongan untuk merealisasikan Provinsi ALA akan kembali menguat.

Kini, bola ada di tangan Mualim – Dek Fad. Apakah mereka akan merangkul wilayah tengah sebagai bagian penting dari pemerintahan mereka, atau membiarkan bara ketidakpuasan ini membesar dan menjadi arus yang sulit dibendung?

Waktu akan menjawab.

No More Posts Available.

No more pages to load.