Aceh Timur, Forumrakyat.co.id – Pemilihan Umum (Pemilu) yang sering diungkapkan sebagai pesta demokrasi yang berlangsung selama lima tahun. Kondisi idealnya adalah pesta itu membahagiakan semua pihak, berjalan dengan aman, nyaman, dan bebas dari tindakan tidak beradab.
Namun, dalam beberapa waktu terakhir ini khususnya di Kabupaten Aceh Timur kondisi seharusnya itu telah dicederai. Ada semacam intimidasi dan persekusi terhadap Calon Anggota Legislatife (Caleg) tertentu dengan merusak Alat Peraga Kampanye (APK) dan sebagainya. Sehingga, menimbulkan kesan tidak aman, jauh dari kenyamanan.
Berangkat dari kondisi tersebut, Caleg DPRA Dapil 6 Aceh, Kabupaten Aceh Timur dari PKS nomor urut 4, Zamzami mengajak masyarakat untuk saling menjaga. Ia berharap semua pihak agar tidak melakukan tindakan provokatif seperti perusakan APK yang dapat menimbulkan suasana menjadi ricuh. Demikian disampaikannya kepada awak media pada, Selasa (26/12 /2023).

“Jangan dengki, iri, dan mari berkampanye dengan sehat menghadapi Pemilu 2024. Sebab Tindakan tersebut tentunya akan memprovokasi keadaan, sehingga akan menimbulkan suasana yang tidak aman, dan nyaman,” ujar Zamzami.
Pernyataan tersebut disampaikan Zamzami juga dikarenakan APK (Baliho) dirinya yang sudah terpasang di jalan lintas Medan-Banda Aceh, Kecamatan Nurussalam, dan lainnya di Aceh Timur dirusak oleh orang tidak dikenal (OTK) pada hari Senin, 24 Desember 2023 yang lalu.
“Saya hanya orang biasa, kenapa banyak yang iri dan dengki. Kita tidak gentar, walaupun ada yang syirik, iri dengan merusak baliho yang sudah dipasang, saya dan tim akan mengganti dengan yang baru agar masyarakat tahu bahwa Zamzami adalah Caleg DPR Aceh dari Partai PKS dengan nomor urut 4,” ujarnya
Zamzami mengingatkan para OTK tersebut, jangan jadi pecundang, dan hanya berani merusak baliho miliknya.
“Jika memang ada masalah, mari bertemu langsung, kita bicarakan, bila perlu kita adu gagasan dan ide demi berkampanye sehat dan ciptakan suasana kondusif dalam masa Kampanye”, tegasnya.
Zamzami melanjutkan, apabila dimasa kampanye yang sudah ditetapkan oleh KPU-RI untuk seluruh wilayah Indonesia, masyarakat harus memberi peluang kepada para Caleg mengambil kesempatan berkampanye dalam rangka memperkenalkan para calon anggota Legislatif yang ada di daerah pemilihannya masing-masing.
“Kedepannya jika masih ada baliho yang dirusak, khususnya punya saya, maka kami akan melaporkan kepada pihak berwajib karena ini merupakan kriminal murni dan sebuah kejahatan dalam berdemokrasi,” lanjutnya.
Zamzami juga berharap Pengawas Pemilu (Panwaslih) Kabupaten Aceh Timur agar memperhatikan hal ini. Sebagai bagian dari penyelenggara, Panwaslih harus mampu membantu masyarakat menciptakan suasana aman dan nyaman dalam masa kampanye Pemilu.
“Jika ada Caleg yang salah Panwaslih harus berani menegur dan beri peringatan untuk tidak diulangi,” harapnya.
Pada kesempatan tersebut, Zamzami juga meminta dukungan dan do’a dari seluruh masyarakat Kabupaten Aceh Timur agar proses Pemilu 2024 ini berjalan dengan lancar, aman, dan nyaman. Sehingga Pemilu ini akan menghasilkan para anggota Legislatif (Aleg) yang berkualitas.
“Kepada masyarakat khusunya di Kabupaten Aceh Timur, saya Zamzami Caleg DPR Aceh memohon dukungan, dan mendoakan, serta memilih saya. Harapan saya juga kedepan tidak ada lagi perusakan baliho. Semoga kita semua lebih dewasa dalam berpolitik”, tutupnya. (red)









