Langsa|ForumRakyat.co.id – Kamis malam (17/10), Langsa Lama mendadak menjadi panggung utama bagi semangat muda yang tak terbendung.
Warkop Cosar, yang biasanya hanya menjadi tempat ngopi santai, kini dipenuhi oleh generasi muda, Gen Z dan Milenial, yang datang dengan satu tujuan: Melanjutkan masa depan Langsa dan Aceh.
Mereka berkumpul untuk mendukung pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Langsa, Maimul Mahdi S.Sos M.AP dan Nurzahri ST (MANDIRI), serta calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf dan H. Fadhlullah (Mualem-Dek Fad).
Ini bukan sekadar pertemuan biasa. Malam itu, jiwa muda mereka terpanggil untuk beraksi.
DPC Muda Seudang Langsa Lama menjadi motor penggerak, menyatukan kekuatan generasi muda yang selama ini mungkin terpinggirkan dalam percaturan politik.
Tapi malam itu, mereka membuktikan bahwa mereka tak lagi bisa diabaikan—anak muda Langsa siap menguasai panggung politik dan membawa perubahan nyata.
Bu Dedek: Waktunya Anak Muda Mengubah Sejarah!
Dalam orasinya, Hj. Rosmawati yang akrab disapa Bu Dedek, tampil sebagai sosok ibu yang penuh keyakinan.
Sebagai Koordinator Tim Pemenangan MANDIRI 03, ia memanggil seluruh warga Langsa Lama untuk bergabung dalam arus besar perubahan ini.
Ia menekankan bahwa kepemimpinan Maimul Mahdi dan Nurzahri bukan sekadar janji, tetapi bentuk nyata dari kepedulian terhadap rakyat.
“Kalian—anak-anak muda—adalah harapan baru! Kita harus bersatu memenangkan Maimul dan Nurzahri, karena mereka adalah pemimpin sejati, pilihan para ulama, yang siap berbuat lebih bagi Langsa. Kemajuan sudah di depan mata, tinggal kita yang memastikan itu terjadi!” ujarnya dengan penuh semangat, mengobarkan api di hati setiap orang yang hadir.
Toke Seu’um: Perubahan Sudah Dimulai, Saatnya Anak Muda Melanjutkan!
Langsa tak bisa melupakan sosok Tgk H. Usman Abdullah SE, atau Toke Seu’um, mantan Walikota Langsa yang dua periode membawa perubahan signifikan di kota ini.
Malam itu, ia hadir memberikan dukungan penuh kepada pasangan MANDIRI. Dalam pidatonya, Toke Seu’um mengingatkan bahwa pembangunan yang telah dimulai harus dilanjutkan, dan siapa lagi kalau bukan oleh pemimpin muda seperti Maimul Mahdi dan Nurzahri.
“Langsa yang kalian lihat sekarang adalah hasil kerja kita bersama. Tapi perjuangan ini belum selesai. Langsa butuh pemimpin yang siap menyempurnakan perubahan yang sudah dimulai. Dan saya yakin, Maimul dan Nurzahri adalah pemimpin yang tepat untuk membawa Langsa lebih maju,” tegas Toke Seu’um, yang disambut dengan sorakan penuh semangat.
Firdaus Ridwan: Ini Saatnya Kita, Anak Muda, Jadi Penggerak Perubahan!
Tak ketinggalan, Firdaus Ridwan S.Sos, Ketua DPW Muda Seudang Kota Langsa, memberikan pesan kuat untuk anak-anak muda yang hadir.
Dengan penuh percaya diri, ia memanggil Gen Z dan Milenial untuk mengambil alih panggung politik.
“Kita—anak-anak muda Langsa—bukan lagi penonton. Kita harus berdiri di garis depan untuk mengubah sejarah. Maimul dan Nurzahri adalah simbol regenerasi kepemimpinan, dan kita yang akan jadi motor perubahan itu,” seru Firdaus, yang langsung memantik semangat di kalangan anak muda yang hadir.
“Ini adalah panggilan bagi kita semua. Jangan biarkan kesempatan ini berlalu begitu saja!”
Maimul Mahdi: Langsa Harus Lebih Mandiri, Lebih Berdaya!
Sebagai calon Walikota Langsa, Maimul Mahdi tak lupa menyampaikan visi misinya kepada hadirin.
Dalam pidatonya, ia berbicara tentang pentingnya Langsa menjadi kota yang mandiri, yang tak hanya kuat dari segi ekonomi, tapi juga dari segi sosial dan politik.
“Kita butuh pemimpin yang bebas dari kepentingan sempit, yang murni bekerja untuk rakyat. Langsa harus mandiri, dan itulah yang kami tawarkan. Bersama Nurzahri, kami siap membawa perubahan besar untuk kota ini,” ujarnya dengan penuh keyakinan.
Nurzahri: Perjuangan Kita adalah Perjuangan Rakyat Aceh
Nurzahri ST, calon Wakil Walikota, menambahkan bahwa MANDIRI dan Mualem-Dek Fad adalah satu kesatuan dalam perjuangan rakyat Aceh.
Di tingkat provinsi, pasangan Mualem-Dek Fad akan membawa perubahan besar, sementara di Langsa, Maimul dan dirinya siap memastikan pembangunan berlanjut.
“Ini bukan hanya pertarungan politik, ini adalah perjuangan rakyat Aceh. Kami berdiri di garda terdepan, dan bersama Partai Aceh, kami akan memenangkan hati rakyat,” ujar Nurzahri dengan penuh percaya diri.
Malam konsolidasi di Warkop Cosar bukan sekadar pertemuan biasa. Ini adalah permulaan dari pergerakan masif yang dipimpin oleh anak muda.
Dengan energi baru yang dibawa oleh Gen Z dan Milenial, serta dukungan penuh dari tokoh-tokoh senior seperti Toke Seu’um, pasangan MANDIRI dan Mualem-Dek Fad kini semakin dekat dengan kemenangan.
Langsa bersiap menyongsong masa depan yang lebih cerah. Semangat perubahan yang dibawa oleh generasi muda telah menyala, dan tak ada yang bisa menghentikan laju mereka.
Kini, tugas besar ada di tangan mereka—mengawal perubahan menuju Langsa dan Aceh yang lebih baik, lebih mandiri, dan lebih berdaya.







