Forumrakyat.co.id – Taman Kota Pidie Jaya. Taman kota Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang dipenuhi panorama asri. Terlihat di sana ada pondok, ruang bersantai untuk menikmati makanan atau cemilan. Dan tak kalah menarik di sana juga berdiri sebuah bangunan berupa monumen sebagai saksi bisu gempa 2016 yang melanda Kabupaten Pidie Jaya.
Taman Kota Pidie berdampingan dengan kantor Bupati Pidie Jaya. Keindahan itu tampak jelas tatkala mata memandang. Kini, objek wisata itu adalah salah satu destinasi yang masuk dalam kalender Kabupaten Pidie Jaya.
Wahana bermain yang cukup merileksasikan itu, dan kini pengelolaan Taman Kota Pidie Jaya tersebut dikontrakkan kepada pihak ketiga. Saat ini wisata Taman Kota itu paling banyak digemari pengunjung. Baik anak-anak dan orang dewasa bisa menikmati wahana bebek dayung yang disediakan pengelola di danau taman kota tersebut.
Hanna, seorang pengunjung menyatakan sangat terhibur dengan suasana Taman Kota Pidie Jaya. Malah, Hanna pun tak menampik kerap datang ke Taman Kota yang merupakan RTH Kabupaten Pidie Jaya. Lokasi itu kerap dimanfaatkan Hanna dan temannya untuk berselfie ria sekaligus membuat konten-konten menarik lainnya.
Bukan hanya wahana bebek dayung yang kini telah tersedia di objek wisata yang kini terus dilakukan pembenahan sehingga menjadi objek wisata andalan Pidie Jaya, tetapi juga tersedia gerai atau cafe yang menyediakan aneka ragam makanan dan minuman halal.
“Kadang kalau pulang kerja atau melepas penat, kami sering datang ke sini. Spotnya sangat bagus untuk bermain. Dan kami bangga dengan adanya objek wisata Taman Kota Pidie Jaya ini, bang,” ulas Hanna didampingi temannya, Ria saat menyambangi Taman Kota, Kamis 17 Oktober 2024 sore.
Di samping ramah anak, taman tersebut juga salah satu destinasi kawula untuk menghabiskan waktu senggang di sore hari. Dikatakan, taman kota tersebut untuk berekreasi di sore hari karena pemandangan di taman tersebut yang indah.

Tidak hanya sekedar bersantai dan berfoto, taman ini juga menjadi pilihan bagi yang hobi mancing. Di kolam taman ini pernah ditabur benih ikan nila. Namun dari segi perawatan taman ini sepertinya masih kurang kepedulian dari pemerintah setempat.
Jalan ke taman ini juga belum beraspal, sehingga menyebabkan becek jika terjadi hujan. Padahal jika dikelola dengan baik, taman kota Pidie Jaya setidaknya dapat menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD), atau paling tidak cukup untuk perawatan taman itu sendiri.
Ria pun menambahkan, bahwa harga yang ditawarkan oleh pengelola tidak mencekik pengunjung. Artinya ungkapan dia, sama dengan harga-harga di luar dalam Kabupaten Pidie Jaya.
“Saya sangat merekomendasikan untuk berkunjung ke sini. Di sini kita cukup rileks walaupun fasilitas masih terbatas,” tuturnya.
Keindahan taman kota Pidie Jaya cukup memukau dengan adanya kolam dan bunga-bunga di sekitarnya, ditambah dengan pemandangan berlatar belakang kantor bupati dan persawahan menambah eksotis di ruang terbuka hijau itu.
Sementara Purnama, warga Bireuen menyebut bahwa keberadaan Taman Kota Pidie Jaya sangat unik dan menarik. Purnama mengaku baru dua kali datang ke Taman Kota ini. Namun Purnama langsung merespon atas pengelolaan yang begitu tertata dan asri.
“Taman Kota Pidie Jaya ini sangat recomended. Dan kita saja selaku warga Bireuen sangat terkesan. Dan kita tak perlu cemas saat membawa keluarga dan anak-anak ke sini. Mungkin ini juga bisa jadi contoh bagi kota lainnya yang ada di Provinsi Aceh,” tandasnya. (***)







