Cegah Bullying di Madrasah, Kepala MAN 1 Aceh Utara PK Gelar Rapat Bersama Ketua Kelas

oleh
oplus_0

ACEH UTARA | FR Dalam upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif, Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Aceh Utara Plus Keterampilan (PK), H. Zahiri, S.Pd., M.Pd, menggelar rapat khusus bersama seluruh ketua kelas. Kegiatan tersebut berlangsung di sebuah kafe di Kota Panton Labu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, pada Selasa (6/5/2025).

Berbeda dari biasanya, rapat tidak dilaksanakan di lingkungan madrasah, melainkan di luar ruangan untuk menciptakan suasana yang lebih santai dan interaktif.

Menurut H. Zahiri, pemilihan lokasi ini bertujuan agar siswa dapat lebih fokus dan terbuka dalam berdiskusi, sekaligus menjadi upaya pendekatan yang lebih humanis kepada para peserta didik.

“Kami sengaja memilih tempat yang berbeda agar para ketua kelas merasa nyaman dan tidak tertekan, sehingga mereka bisa menyampaikan masukan dan pendapat dengan lebih leluasa,” ujar H. Zahiri.

Didampingi oleh sejumlah dewan guru, rapat tersebut membahas berbagai isu penting yang berkaitan dengan kehidupan siswa di madrasah, termasuk salah satu isu yang menjadi perhatian serius yaitu praktik bullying atau perundungan.

“Bullying adalah masalah serius yang harus dicegah sejak dini. Kita berharap para ketua kelas bisa menjadi perpanjangan tangan madrasah dalam menciptakan suasana yang harmonis di kelas masing-masing,” tambahnya.

H. Zahiri juga menegaskan pentingnya peran ketua kelas sebagai agen perubahan yang mampu mengedukasi dan mengingatkan teman-teman sekelasnya tentang pentingnya saling menghargai dan menjaga sikap.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari para siswa. Mereka mengaku senang bisa berdiskusi langsung dengan kepala madrasah dalam suasana yang santai namun tetap serius dalam membahas permasalahan di madrasah.

Dengan adanya pertemuan seperti ini, diharapkan mampu memperkuat komunikasi antara pihak madrasah dan siswa, serta menjadi langkah konkret dalam mencegah terjadinya bullying di lingkungan MAN 1 Aceh Utara PK.

Dalam pertemuan tersebut, pihak madrasah membahas dengan kertu kelas terkait siswa yang tidak masuk sekolah yang diakibatkan dengan faktor ekonomi. (Kita akan melakukan langkah-langkah untuk permasalahan tersebut,” pungkasnya.(Sayed Panton)

No More Posts Available.

No more pages to load.