Pemko Sabang Bentuk Koperasi Desa Merah Putih 13 Desa Telah Melakukan Musyawarah

oleh
oleh
Drs Fakri Kamal

Sabang, FR – Pemerintah Kota (Pemko Sabang telah membentuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), yang dilakukan melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM). Hingga kini sebanyak 13 dari total 18 desa (Gampong) telah melaksanakan Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) sebagai tahapan awal pendirian koperasi program pemerintah Prabowo Gibran.

Pelaksana Tugas Kepala Disperindagkop UKM Kota Sabang, Rinaldi Syahputra, ST, MT melalui Kepala Bidang Koperasi dan UKM, Drs. Fakhri Kamal, menjelaskan bahwa KDMP merupakan program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui pemberdayaan ekonomi kolektif.

“Melalui koperasi ini, kita ingin membuka peluang usaha baru yang melibatkan semua unsur masyarakat desa. Tidak terbatas pada satu profesi tertentu seperti koperasi konvensional,” kata Fakhri, Senin (26/05/2025) kemarin.

Menurutnya, KDMP bersifat inklusif dan heterogen, artinya keanggotaannya terbuka untuk semua kalangan tanpa memandang latar belakang profesi maupun usia. Diharapkan, koperasi ini menjadi instrumen pemerataan ekonomi dan pemberdayaan desa secara menyeluruh.

Program ini jelasnya lagi, juga didukung oleh pendanaan awal dari platform 3M (Tiga Miliar). Namun, pencairan dana tetap mengikuti prosedur ketat, termasuk pengajuan proposal kepada bank penyalur sesuai kebutuhan masing-masing koperasi., jelasnya.

Fakhri menambahkan, proses pembentukan KDMP dibagi dalam tiga tahap, sosialisasi dan musyawarah desa pada Mei, pengesahan badan hukum oleh notaris pada Juni, serta peluncuran nasional yang dijadwalkan pada 12 Juli 2025.

Struktur kepengurusan koperasi terdiri dari lima pengurus, tiga pengawas, dan satu pengawas bersertifikat syariah dari DSN MUI untuk memastikan kepatuhan syariah di wilayah Aceh. Pengurus dipilih dari warga yang memiliki kompetensi digital agar koperasi dapat beradaptasi di era transformasi teknologi.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, Fakhri optimistis seluruh gampong di Sabang dapat menyelesaikan proses Musdessus sesuai jadwal dan menjadi model pemberdayaan desa yang inspiratif secara nasional., pungkasnya. (Pa’DJ)

No More Posts Available.

No more pages to load.