Sabang, FR – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke 79 Tahun 2025 Polres menggelar lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), di Masjid Baiturrahim, Gampong (Desa) Kuta Timu, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, pada hari Selasa 17 Juni 2025.
Acara yang dibuka langsung oleh Kapolres Sabang AKBP Sukoco, S.ST, MM, M.Mar, M.Tr.SOU, M.Han didampingi Kasat Reskrim IPTU Junaidi dan para perwira lainnya, berlangsung penuh makna. MTQ ini dipimpin Imam Masjid Baiturrahim Ustadz Dedi Maskur dibantu hakim lainnya.
Pelaksanaan MTQ tersebut digelar dari pagi hingga sore hari sampai pengumuman juara oleh Dewan Juri yang menjadi penilai hafalan-hafalan dan tajwitnya. Terlihat peserta MTQ tingkat anak-anak ini diikuti seluruh kota Sabang.
Kapolres Sabang AKBP Sukoco dalam sambutannya mengatakan perlombaan MTQ ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025. Mengingat ilmu agama sangat penting bagi anak-anak khususnya dalam membaca Alquran yang benar.
Hal tersebut seiring dengan program Polri dalam rekruitmen anggota Polri apalagi di Aceh yang dijuluki sebahi Serambi Mekkah, ilmu agama harus dikedepakkan termasuk dalam lingkungan kepolisian., kata Kapolres Sukoco, didampingi Kasat Reskrim IPTU Junaidi, usai membuka MTQ tingkat anak-anak dan remaja ini.
Kapolres Sukoco mengungkapkan bahw saat ini perkembangan teknologi sangat cepat dan mudah diresapkan oleh generasi muda maka, perlu generasi yang tidak hanya pandai terhadap duniawi akan tetapi jauh lebih penting bagi ilmu agama dan bertaqwa kepada Allah SWT.
”Terimakasih kepada seluruh peserta yang ikut pada Musabakah Tilawatil Quran, semoga perlombaan ini menjadi ajang ilmu agama dan dapat mengikuti MTQ ketingkat yang lebih tinggi lagi”
Kapolres menjelaskan, pihaknya pada Hari Bhayangkara ke-79 ini juga melaksanakan berbagai kegiatan sosial lainnya termasuk olahraga antar Instansi pemerintah termasuk matra TNI yang ada di Sabang., jelasnya.
Pada kesempatan yang sama Ketua Panitia Pelaksana IPTU Junaidi menambahkan, ia mengapresiasi pelaksanaan MTQ tingkat remaja dan anak-anak dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79.
Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti ini bersifat sangat mulia dan menjadi sebuah edukasi bagi peserta dalam memperdalam ilmu agama. Anak-anak begitu antusias mengikuti perlombaan dan ini sebagai bukti bahwa anak-anak senang belajar ilmu agama., pungkasnya.
Setelah selesai perlombaan kemudian diadakan penilaian dan mengumumkan hasil rapat hasil penilaian langsung diberikan hadiah dan sertifikat kepada para pemenang dan acara di tutup dengan doa serta foto bersama rangkaian kegiatan MTQ dapat berlangsung dengan penuh hikmah. (Pa’DJ).







