Forumrakyat.co.id |Meulaboh : kementrian perindustrian Republik indonesia,direktorat jenderal industri kecil,menengah dan aneka mengadakan pelatihan kerja di bidang pembuatan pupuk organik,cara mengolah aneka makanan dan melatih cara service handphone yang berlangsung di SMK 2 negeri Meulaboh 31-2 Nopember 2025.
Kegiatan ini di ikuti oleh 36 peserta yang di ambil dari perwakilan kecamatan yang ada dalam wilayah kabupaten Aceh barat.tenaga pengajar atau instruktur didatangkan langsung dari kementrian industri kecil,menengah dan aneka jakarta.
Didi Herwianto.S.SOS salah instruktur di bidang pembuatan pupuk organik meskipun latar belakang beliau di sarjana sosial politik tetapi kiprah nya di dunia pupuk organik sangat tidak di ragukan lagi beliau adalah salah satu founder organic flaming school yang beralamat di kota Blitar Jawa timur.
” Alhamdulillah saya sangat senang bisa hadir ke Aceh untuk berbagi atau sharing ilmu dengan bapak bapak yang ada disini satu hal ingin saya katakan bahwa kehadiran saya disini bukan mengajari bapak bapak tetapi lebih berbagi apa yang sudah saya tahu duluan ” ujar beliau dihadapan peserta pelatihan.
Ada pun materi yang mau di transfer ilmunya adalah, cara membuat pupuk organik namun sebelum masuk di pembahasan materi, di awal pembukaan sempat menanyakan perbedaan antara pupuk organik dan pupuk kimia. Didi menjelaskan bahwa semua pupuk ada unsur kimianya,tetapi selama ini banyak masyarakat kita yang salah mengartikan pupuk organik yang seolah olah tidak ada kimianya padahal ada..ujarnya.
Jadi yang membedakan pupuk kimia dan pupuk organik bukan di kimianya karena dua duanya punya unsur kimia, Didi menjelaskan bahwa perbedaannya “kalau pupuk organik unsur kimianya secara alami sedangkan pupuk kimia sintetis unsur kimianya melalui buatan “tegasnya.
Didi herwianto mengingatkan pada peserta kalau mau sukses di pertanian jangan fokus di hasil dulu tetapi fokuslah di pemeliharaan tanah,karena kalau kita fokus di hasil sudah pasti, ketergantungan sama pupuk kimia sintetis dan lamban laun tanah kita akan rusak. Tetapi kalau fokus pembenahan tanah maka kedepan tanah akan subur dan penuh dengan unsur hara yang alami. Sudah pasti hasil juga akan meningkat serta biaya pemupukkan jadi hemat,pangkasnya.
Di hari kedua pelatihan, Didi mengajarkan cara membuat pupuk organik cair,pupuk padat dan bukan hanya teori yang di sampaikan tetapi juga praktek langsung dengan bahan bahan alami yang bersumber dari limbah dapur dan aneka buah serta kulit buah buahan.
Salah satu peserta ” Agus mengatakan pada tim forum rakyat ” saya mewakili teman teman sangat senang dan berterimakasih pada pak Didi Herwianto yang sudah mengajarkan kami ilmu cara membuat pupuk organik dan kami juga mengucapkan terimakasih banyak pada bapak H.zulkarnaini anggota DPR RI yang telah membantu kami dengan program pelatihan ini semoga ilmu ini dapat kami terapkan dan implentasikan pada masyarakat. Ujarnya.
( Zaini Dahlan /forum rakyat )








