Banda Ach. FR – Tingginya potensi bencana alam di Aceh mendorong Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) memperluas peran dalam aksi kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan BLUD SMK se-Aceh Peduli Bencana 2025.
Kegiatan ini berlangsung pada 16–18 Desember 2025 di Kompleks SMK Negeri I, II, dan III Banda Aceh, dengan melibatkan peserta didik, guru, tenaga kependidikan, masyarakat umum, korban terdampak bencana, serta pelaku UMKM lokal.
Acara dibuka oleh Kepala UPTD Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PTKK) Dinas Pendidikan Aceh, Rahadian, SE., M.Pd, mewakili Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Aceh Murthalamuddin, S.Pd., MSP, yang berhalangan hadir.
Dalam sambutannya, Rahadian menyampaikan bahwa program ini menjadi ruang kolaborasi pendidikan vokasi dengan kepedulian sosial, sekaligus media pembelajaran kontekstual bagi peserta didik.
“Selain mencetak lulusan kompeten, BLUD SMK diharapkan berfungsi sebagai pusat layanan sosial, kemanusiaan, dan kewirausahaan berbasis pendidikan,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut mampu menumbuhkan empati, solidaritas, serta kepedulian sosial peserta didik, sekaligus memperkenalkan produk dan layanan pendidikan vokasi kepada masyarakat luas.
Sementara itu, pimpinan Discover Nanggroe selaku penyelenggara, Aan Ananda Valevi, mengatakan kegiatan ini diisi berbagai agenda kemanusiaan dan pemberdayaan ekonomi.
Rangkaian acara meliputi penggalangan donasi dan doa bersama bagi korban banjir, bazar UMKM dan sembako murah, pameran produk BLUD SMK, layanan kesehatan gratis, donor darah, serta servis motor dan elektronik tanpa biaya.
Selain itu, digelar pula talkshow lingkungan hidup, seminar kewirausahaan, pendampingan posko relawan, dan penganugerahan BLUD SMK Award.(IA)







