Forumrakyat.co.id |Tapaktuan – Pemkab Aceh Selatan menggelar Sosialisasi Rembuk Pengelolaan Sampah Tahun 2025 di Aula Dinas Pariwisata Tapaktuan, Senin (29/12/2025). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Plt Sekda Aceh Selatan, Diva Samudra.
Rembuk tersebut digelar sebagai upaya memperkuat sistem pengelolaan sampah yang terpadu, berkelanjutan, dan berbasis partisipasi masyarakat. Hadir dalam kegiatan ini Kepala DLH Aceh Selatan, para kepala SKPK, camat, keuchik, pimpinan perguruan tinggi, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Diva Samudra menyebut persoalan sampah masih menjadi tantangan besar di Aceh Selatan. Selain merusak keindahan lingkungan, sampah juga berpotensi menimbulkan penyakit dan menghambat perekonomian.
“Sampah bukan hanya urusan kebersihan, tapi menyangkut martabat dan produktivitas daerah,” kata Diva.
Ia menegaskan pengelolaan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan membutuhkan perubahan perilaku kolektif dari rumah tangga hingga sektor industri.
Melalui rembuk ini, Diva berharap lahir strategi pengolahan sampah dari sumber, inovasi berbasis desa dan komunitas, serta penguatan regulasi dan sanksi.
Ia juga meminta seluruh SKPK, camat, dan keuchik segera menindaklanjuti hasil rembuk dengan program nyata di wilayah masing-masing, termasuk mendorong pembentukan bank sampah di setiap desa dan edukasi pemilahan sampah secara berkelanjutan.
“Langkah kecil seperti memilah sampah dari rumah adalah investasi besar bagi masa depan anak cucu kita,” ujarnya.
Diva menutup dengan ajakan menjadikan Aceh Selatan sebagai daerah yang tidak hanya kaya potensi alam, tetapi juga bersih, sehat, dan tertib dalam pengelolaan lingkungan. (Via)






