Forumrakyat.co.id |Aceh Barat : Sepanjang aliran Sungai Krueng Woyla tampak keruh dan berwarna kuning kecoklatan, meskipun saat ini bukan musim kemarau. Kondisi tersebut terpantau oleh tim Forum Rakyat saat menelusuri aliran sungai dari bagian hulu hingga muara di kawasan Pantai Kuala Suak Seumaseh pada Kamis, 12 Maret 2026.
Perubahan warna air sungai ini menimbulkan keluhan dari masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran sungai. Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan kepada tim Forum Rakyat bahwa kondisi air sungai saat ini sangat berbeda dibandingkan dengan beberapa tahun lalu.
“Krueng kamoe hana lagak le… dile ie krueng jeut tajeb ju,” ungkapnya dalam bahasa Aceh, yang berarti sungai kami sekarang sudah tidak seperti dulu lagi. Ia menambahkan, dahulu air sungai masih jernih dan bahkan bisa langsung diminum.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh para nelayan sungai yang menggantungkan penghasilan dari hasil tangkapan ikan dan udang di Krueng Woyla. Mereka mengaku kondisi air yang keruh sangat mempengaruhi hasil tangkapan.
“Dulu saat musim kemarau air sungai bening dan ikan sangat mudah didapat. Sekarang kondisi air sudah jauh berubah. Kami sebagai rakyat kecil sangat berharap ada perhatian dari pemerintah untuk mengatasi persoalan ini,” ujar salah seorang nelayan.
Akim, salah satu nelayan sungai, mengatakan bahwa dalam beberapa waktu terakhir hasil tangkapan udang semakin berkurang. Ia bahkan harus menghabiskan waktu semalaman di sungai, namun hasil yang didapat tidak sebanyak dulu.
“Kami mencari udang sekarang sudah sangat sulit. Semalaman di sungai, hasil yang dibawa pulang tidak seperti dulu lagi,” ungkapnya.
Tidak hanya nelayan, para ibu rumah tangga yang selama ini memanfaatkan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari juga merasakan dampaknya. Air sungai yang keruh membuat mereka kesulitan menggunakannya untuk memasak maupun mencuci.
Salah seorang warga, Bu Kas, mengaku kini terpaksa membeli air isi ulang untuk kebutuhan memasak.
“Selama ini saya memasak dan mencuci menggunakan air sungai. Tapi sekarang airnya keruh dan berwarna kecoklatan, jadi untuk memasak saya terpaksa menggunakan air Aqua isi ulang,” ujarnya kepada tim Forum Rakyat.
Saat tim Forum Rakyat mencoba menelusuri kemungkinan penyebab keruhnya air sungai tersebut, beberapa warga menduga hal itu berkaitan dengan aktivitas penambangan emas di sepanjang aliran sungai. Namun hingga saat ini, tim Forum Rakyat belum melakukan peninjauan langsung ke lokasi yang dimaksud.
Masyarakat berharap pemerintah daerah maupun pihak terkait dapat segera melakukan penelusuran dan mengambil langkah nyata untuk mengatasi kondisi tersebut, agar kualitas air Sungai Krueng Woyla dapat kembali seperti dahulu dan tidak semakin merugikan masyarakat yang menggantungkan hidup pada sungai tersebut.
(Zaini Dahlan / Forum







